PRN MOJOKERTO | Diklat Jurnalis dan Hukum di gelar pada hari ulang tahun (HUT) media pena rakyat news ke 4 di Villa Griya Katon Asri Pacet Kab, Mojokerto, Rabu (23/12/2020) berlangsung dengan lancar.
Tampak hadir dalam acara, perwakilan dari Kapolsek Pacet, Kanit Binmas IPDA Sunarmo, Kanit Reskrim IPDA Pujo, Abdul Muis mantan Jawa Pos, Yudi Irawan selaku Penasehat, Agusnal Sekertaris dan Ade Maulana ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT), Moch. Ansory ketua LPK-RI YAPERMA, pakar hukum dan Dosen Uniyos Iskandar Laka. SH. MH, Achmad Syafii.S.Pd.I.,M.Pd.I beserta lebih 50 peserta Diklat Jurnalis dan Hukum.

Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Samsul. SH. selaku pimpinan redaksi, dengan giat berkata “Diklat Jurnalis & Hukum” Media Pena Rakyat News resmi dimulai.
Acara pun berlanjut diwaktu berbeda Moch. Ansory memberi himbauan tentang langkah dan profesi jurnalis dilapangan jangan sampai melanggar kode etik pada saat melakukan profesinya sabagai jurnalis.
Lebih ditegaskan lagi dengan kakek dua cucu yang punya nama lengkap Abdul Muis yang biasa dengan panggilan cak Amu selaku Nara sumber mantan ujung tombak Dahlan Iskan selama tiga jam berdiri tanpa duduk. Looss, tanpa batas. Semua materi dan jurus-jurus ilmu jurnalistiknya diberikan secara lugas dan tuntas.
Di hadapan lebih 50 jurnalis Pena Rakyat News saat memperingati ulang tahunnya ke-4 di Villa Katon Asri Pacet Mojokerto, Cak Amu tampil tidak seperti biasanya, memakai topi dan kostum kebanggaannya sebagai wartawan.
Ia mengenakan kemaja lengan panjang. Dipadu celana jens biru dan sepatu kulit coklat. Kali ini dia membawa anak didiknya sekaligus sebagai operator dan wartawan tulis serta foto dan video.
Saat menyampaikan materi, Cak Amu bukan hanya tanpa duduk. Tiga jam full, dia berbicara lantang dan panjang lebar tanpa diselai dengan minum air mineral sebagaimana yang sering dia lakukan ketika memberi materi jurnalistik.
“Saking semangatnya saya sampai lupa minum dan duduk,” ujar wartawan senior yang punya pengalaman 30 tahun berkarya di media nasional, Jawa Pos ini.
Semangat? Ya. Cak Amu melihat peserta Diklat Jurnalis & Hukum ini diikuti peserta yang usianya rata-rata tidak jauh dari umumnya. Hanya beberapa orang peserta yang berusia milenial.
Selebihnya usia mereka rata-rata berkepala empat sampai enam. Hanya beberapa wartawan yang usianya milenial.
“Luar biasa ! Usia sudah senja begini masih juga mau belajar jurnalistik. Salut! Tapi, saya hadir di sini bukan untuk mengajari bapak-bapak. Saya hanya berbagi pengalaman, karena kita sama-sama senior usianya,” kelakar Pemimpin Redaksi Bangga Indonesia ini
Karena itu, Cak Amu lebih suka jika para peserta Diklat Jurnalis dan Hukum Pena Rakyat News ini, hadir bukan sekedar untuk menimba pengalamannya. Lebih dari itu.
“Mudah-mudahan Anda semua juga bisa menjadi pemilik media. Mengelola media dan melahirkan wartawan melenial yang handal,” pinta Cak Amu, langsung disambuat aplaus peserta Lemdik.
Menjadi wartawan yang handal dan berkualitas, menurut penggagas dan pengelola Pesantren Jurnalistik dan Entepreneur ini, harus menguasai dasar ilmu jurnalistik dan kemampuan menulis dengan metodologi yang benar.
Hari sudah menjelang sore acarapun bertambah panas, bagaimana tidak. Acara dilanjutkan oleh pakar hukum Iskandar Laka dan anak didiknya Surya beliau mengeluarkan jurus tentang hukum yang selama ini hanya diajarkan ke anak didik yang banyak di polri dan kini diajarkan ke peserta jurnalis Pena Rakyat News.
Harapan Pakar hukum yang sebentar lagi mempunyai gelar S 3 ini, agar para jurnalis pena rakyat news memahami kode etik, pada saat menjalankan tugas harus paham, cermat selalu melakukan 5W-1Hnya benar dan agar tidak terjerat oleh hukum saat menjalankan profesinya sebagai jurnalis.
Esok harinya ditempat yang sama Kamis (24/12/2020) acara memulai puncak HUT Pena Rakyat News diawali dengan potong tumpeng beserta iringan lagu ulang tahun yang di pandu Henri Samosir selaku pembawa acara.
Potong tumpeng pun mulai dibagikan oleh Samsul. SH. pimpinan redaksi ke para pejabat forkopimka, dan partner media Pena Rakyata News.
HUT Pena Rakyat News ke 4 ini berhasil mas, gumamnya pimpinan redaksi ke Kabiro Sidoarjo dengan sedikit gembira dihadapan para jurnalisnya.
Samsul juga menambahkan. Semoga dengan gebyarnya ini tahun depan Pena Rakyat News semakin dewasa, dengan informasi aktual, Faktual dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. (Yuli)

