By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Polisi Mabuk Tembak Mati 3 Orang, Pengamat: Mestinya Kapolsek dan Kapolres Segera Dicopot
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Polisi Mabuk Tembak Mati 3 Orang, Pengamat: Mestinya Kapolsek dan Kapolres Segera Dicopot
KABAR POLISIMETRO JABODETABEK

Polisi Mabuk Tembak Mati 3 Orang, Pengamat: Mestinya Kapolsek dan Kapolres Segera Dicopot

Redaksi
Last updated: 27 Februari 2021 11:16 am
Redaksi
Published: 27 Februari 2021
Share
SHARE

PRN SURABAYA| “Mestinya Kapolsek dan Kapolresnya segera dicopot,” demikian kutipan ringkas pengamat Kepolisian, Irjen Pol (Purn) Sisno Adiwinoto yang dilangsir dari media sindonews.com.

Pernyataan ini terkait kasus penembakan yang dilakukan Oknum Anggota Polsek Kalideres di Cafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat. Sabtu (26/2/2021)

Dalam keterangan yang disampaikan kepada media, Jendral Purnawirawan ini menyampaikan bahwa perbuatan yang dilakukan Bripka CS selaku anggota Polsek Kalideres itu tak lepas dari tanggung jawab atasannya lantaran manajemen kepemimpinan di lapangan adalah kewenangan atasannya.

Manakala ada anggota kepolisian yang melakukan perbuatan melanggar hukum, atasannya pun turut bertanggung jawab, khususnya secara administratif.

“Dahulu di ABRI itu dua tingkat di atasnya kena tanggung jawab administratif karena dia (atasan) tak ketat atau tak tahu mengawasi anggotanya, bisa anggotanya sampai mabuk, sampai lalai. Sampai berbuat seperti itu ada tanggung jawab administratif (bagi atasan),” tuturnya.

Masih dalam keterangan Sisno, Pencopotan jabatan atasan dari anggota yang melanggar merupakan bentuk tanggung jawab administratif dan sebagai bentuk peringatan kepemimpinannya.

Dari perspektif yang berbeda, Dosen hukum dan peneliti nasional Iskandar Laka S.H., M.H., menyoroti kasus penyalagunaan senjata oleh aparat penegak hukum dari sisi preventif.

Menurutnya, kasus seperti ini bukan yang pertama terjadi. Pada tahun 2005, Wakapolsek Gunungpati (Jateng) tercatat dalam keadaan mabuk mengancam keselamatan Kapolsek, beruntung tidak ada korban jiwa.

Pada tahun 2007, Wakapolwiltabes semarang tewas ditembak anak buahnya sendiri. Selain itu pada tahun 2020 lalu anggota Polsek Tebet, Aiptu Slamet menembak anak dan Istri sebelum akhirnya bunuh diri.

Fakta-fakta ini, jelas Iskandar, memberikan kesan bahwa Polri belum maksimal dalam upaya pencegahan penyalahgunaan senjata oleh anggotanya.

Oleh karenanya, mahasiswa Progran Doktoral ini menyarankan agar Institusi kepolisian dapat memeperhatikan secara serius masalah kejiwaan anggotanya.

Kepada PRN, Iskandar menyampaikan saran agar Polri menggelar psikotes lebih intens bagi anggota. Khususnya yang berkaitan dengan bidang penyidikan, jika memungkinkan dilakukan dalam kurun triwulanan.

“Ini penting, agar Kepolisian dapat terus memantau perkembangan kejiwaan anggotanya, apalagi tuntutan pekerjaan dengan tingkat stresing yang tinggi seperti saat ini,” tutup Iskandar. (Red)

You Might Also Like

Aksi Bejat Warga Rejotangan Setubuhi Anak Dibawah Umur Berujung Hotel Prodeo
Cegah Pelanggaran Anggota, Kabid Propam Polda Jatim Bersama Anggota Mengecek Kedisiplinan dan Kesiapsiagaan Polsek Jajaran
Tekab PMJ Gelar Operasi Cipta Kondisi Antisipasi Tawuran dan Geng Motor
Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang
Berikut Hasil Operasi Cempaka Krakatau 2020 Yang Digelar Polres Tulang Bawang
TAGGED:MabukPolsek KalideresTembak TNI
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATENG

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Redaksi
By Redaksi
3 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?