25.8 C
Mojokerto
BerandaKABAR JATIMBantuan Penyambungan Instalasi Listrik Rumah Miskin Dari Dinas Propinsi Jatim TA 2019...

Bantuan Penyambungan Instalasi Listrik Rumah Miskin Dari Dinas Propinsi Jatim TA 2019 Diduga Fiktif

PRN SUMENEP | Bantuan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur, berupa Penyambungan instalasi rumah/sambungan rumah untuk rumah tangga miskin di kabupaten Sumenep tahun anggaran 2019 diduga banyak yang fiktif.

Hal itu terbukti dengan temuan awak media PRN bersama team, bahwa dengan kode RUP 22070505 nama paket penyambungan instalasi rumah/sambungan rumah untuk rumah tangga miskin di kabupaten Sumenep tahun anggaran 2019, Pemerintah Daerah Propinsi Jatim melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, memberikan bantuan 300 sambungan rumah (@ 2 titik lampu dan 1 kotak kontak- lampu LED 2 buah dengan kapasitas 6-8 Watt) dengan pagu anggaran Rp. 366 000 000,- kepada Pokmas Sumenep terang di Desa Gapurana, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan hasil investigasi dilapangkan, sebelumnya nama Pokmas tersebut tidak ada dan pihaknya tidak pernah mengajukan bantuan tersebut. Pokmas Sumenep terang dibentuk setelah ada bantuan 300 sambungan rumah dari propinsi yang di alokasikan pada Pokmas Sumenep Terang di tahun 2019.

“Awalnya saya tidak mau tandatangan karena tidak pernah mengajukan pogram tersebut, tau-tau sudah ada pogram bantuan Listrik dari Dinas Propinsi Jatim dan saya hanya di minta suruh tanda tangan proposal atas nama Pokmas Sumenep terang yang berkasnya sudah disiapkan oleh bapak Fadoli dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Sumenep,” ujarnya

Sedangkan menurut keterangan dari Madtrais selaku bendahara Pokmas Sumekar Terang, bahwa di Desa Gapurana hanya mendapatkan sekitar 63 rumah miskin bantuan penyambungan instansi listrik yang dapat pada tahun anggaran 2019.

“Awalnya, data daftar nama yang dapat bantuan tersebut banyak yang tidak tepat sasaran, setelah didata ulang sesuai yang ada hanya kisaran kurang lebih 63 rumah yang mendapatkan bantuan tersebut, dan saya tidak tau apa-apa tentang bantuan itu, karena yang mengerjakan orang lain,” ucap Madtrais.

Madtrais menambahkan bahwa dirinya tidak diberikan selembar berkaspun terkait bantuan tersebut, karena dirinya hanya dimintai tandatangan aja terkait pembentukan Pokmas Sumenep terang.

“Saya bicara jujur dan siap dipanggil kemana saja, karena saya tidak pernah menerima uang seribu pun dari bantuan tersebut, kami hanya disuruh tandatangan berkas saja,” tegas Madtrais sambil tersenyum.

Dari hal itu, Fadoli menanggapi melalui surat yang dikeluarkan oleh DPMD Sumenep dengan nomor: 043/826/435.118.4/2020, yang ditandatangani oleh Moh. Ramli,S.Sos, M.si selaku Kadis, bahwa bantuan penyambungan Instalasi rumah/sambungan rumah tidak hanya terdapat di Desa Gapurana, namun juga terdapat Desa Talango, Desa Cabbiye, Desa Padike dan Desa Kalianget Barat.

Lanjut, kegiatan tersebut adalah murni kegiatan Dinas ESDM Propinsi Jatim, sedangkan Pemkab Sumenep dan Pokmas Sumenep terang memfasilitasi dan mengkomunikasikan dengan calon penerima bantuan tersebut, artinya segala pelaksanaan fisik dilapangkan dikerjakan oleh Dinas ESDM Propinsi Jatim melalui penyedia.

(Erfandi/Tim)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya