PRN SIDOARJO| Pengurus kampung Tangguh, Dusun Semampir RW 06, Desa Sidorejo, Kec. Krian adakan Bakti Sosial bagikan Sembako ke ratusan warga. Kegiatan diadakan di tempat Religi Punden makam leluhur dusun Semampir, desa Sidorejo. (Minggu,20/6/21).
Keberadaan Kampung Tangguh yang masih aktif dan komitmen terhadap program bantuan sosial secara swadaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah Dusun Semampir RW 06 Ds. Sidorejo Kec. Krian Kab. Sidoarjo yang setiap 3 bulan sekali mengelar pembagian sembako kepada warga yang kurang mampu di tengah-tengah pandemi Covid-19.
Dan kali ini yang membikin menarik adalah pembagian sembako di tempat makam leluhur atau di kenal dengan istilah Punden Semampir, yang dahulu tempat tersebut dikenal sebagai tempat mistis dan sarang ular serta pembuangan sampah, saat ini sulap menjadi taman edukasi wisata Kampung Tangguh dengan suasa penuh keasrian.
Ketua RW 06 Sutrisno mengatakan, bahwa kegiatan baksos membagi sembako ini sering kita lakukan hampir setiap 6 bulan sekali selama pandemi Covid-19 ini berlangsung yg dibiaya dari hasil swadaya masyarakat.
Dan kali ini pembagian sembako yang biasanya kita bagikan secara door to door dari rumah ke rumah atau di balai RW, kita alihkan ke Punden Dusun Semampir yang sudah dirubah menjadi taman wisata edukasi Kampung Tangguh. targetnya adalah warga yang kurang mampu dan warga yang membutuhkan sembako akibat korban PHK Perusahaan.
Melalui program setetes keringatkan heppiii berbagi yang di dukung oleh 76 heppiii community dan karangtaruna Dusun Semampir serta community emak-emak Semampir mampu memberikan bantuan sembako setiap 3 bulan.
Hasil ini diambil dari mengikuti segala perlombaan kreatifitas dan hasil jualan produk UMKM Jamu Gumacer yang semuanya dikumpulkan untuk membiayai pembelian sembako tersebut.
“Dan kenapa saat ini kita pilih tempat punden untuk pembagian sembakonya, karena kita berharap warga selain bisa berdoa di makam leluhurnya bisa juha menikmati suasa taman edukasi dengan heppii di makam leluhurnya,” kata Sutrisno pada media.
Sementara itu emak Diyah selaku warga Dusun Semampir yang juga ikut mendapatkan bantuan sembako setiap 3 bulan sekali ini, turut bersyukur dan merasa senang sekali, karena dengan diadakan bantuan sembako melalui program setetes keringatku heppiii berbagi kampung tangguh ini, mampu meringankan beban hidup.
“Tentunya senang, karena saat ini serba susah untuk mencari pekerjaan dan usaha ditengah pandemi Covid-19,” kata emak Diyah.
(Red)

