27.8 C
Mojokerto
BerandaHUKUMLaporan Wali Murid Terkait Buku LKS ‘Bodong’ Milik Anggota Dewan, Nemui Titik...

Laporan Wali Murid Terkait Buku LKS ‘Bodong’ Milik Anggota Dewan, Nemui Titik Terang

PRN MOJOKERTO | Kabar baik, sedikit lega buat Hadi Purwanto wali muriddan juga Ketua LSM Barracuda ternyata laporannya terkait penerbitan buku LKS ‘Bodong’ milik salah satu anggota dewan berinisial AKY ternyata proses hukumnya tetap berjalan di Polres Mojokerto.

Hal ini terbukti  Satreskrim Polres Mojokerto telah melayangkan surat Pemberitahuan Perkembangan Penyelidikan dengan No surat B/3411/VII RES.3.3/2021/Satreskrim, kepada Pelapor yakni Hadi Purwanto, ST. Dalam surat pemberitahuan tersebut dijelaskan bahwa pihak polisi telah melakukan penyelidikan dan sudah memanggil sejumlah 16 saksi untuk dimintai keterangan.

Namun demikian menurut Hadi Purwanto dirinya menilai bahwa Pihak Polres Mojokerto lamban dalam menangani perkara ini, pasalnya sudah lebih dari 120 hari dari awal laporan, baru muncul sekali surat pemberitahuan perkembangan penyelidikan.

Menurut Hadi, buku LKS dengan merk dagang New Fokus yang sudah diedarkan disejumlah sekolah dasar di kabupaten Mojokerto itu diterbitkan oleh CV Dewi Pustaka. Sedangkan sesuai dengan perijinan CV Dewi pustaka bukan penerbit buku, tetapi bergerak dalam bidang penjualan alat kantor dan ATK,” jelas Hadi.

Tak hanya itu, buku yang diterbitkan juga tidak ada penulisnya, yang lebih nekat lagi Nomor ISBN ( International Standard Book Number)  978-602-9622-656 tidak tembus dengan perpustakaan Nasional,” ungkap Hadi dalam pers releasenya diwarung sate bu Carik  Mlaten, Selasa (13/7/2021)

Dari sini, lanjut Hadi pihak Penyidik semestinya sudah bisa menyimpulkan bahwa terbitan buku milik AKY ini telah mencoreng dunia pendidikan, dengan memalsukan Nomor ISBN,” beber Hadi.

Masih kata Hadi, saya berharap Polres Mojokerto segera menetapkan terlapor AKY sebagai tersangka dan segera dipolice line gudang bukunya,” pintanya.

” Untuk diketahui, saya juga sudah berkordinaasi dengan pihak Perpustakaan Nasional bahwa Nomor ISBN yang ada di sampul buku LKS dan sudah beredar disejumlah sekolah dasar Kabupaten Mojokerto itu, bukan milik CV Dewi pustaka,” pungkas Hadi.(Mudah)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya