PRN Ngawi | Suatu Desa membangun jalan demi mempermudah transportasi, berarti juga membangun sebuah perekonomian atau tepatnya membuka jalan ekonomi bagi warga, maupun yang melewatinya.
Seperti Desa Kiyonten Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi, yang memanfaatkan sebagian Dana Desa tahun 2021 untuk membangun Jalan Poros Desa yang berupa Pavingisasi, atau lebih tepat disebut pavingisasi jalan poros Desa. Walau letaknya di tengah hutan jati, tetapi jalan ini multifungsi, bisa menghubungkan ke Desa yang lain. Dapat mempermudah akses bagi siapa saja, baik pelajar, pegawai, petani maupun pedagang.
Sunardi Kades Kiyonten saat ditemui awak media mengatakan “Pembangunan paving yang merupakan jalan poros ini, dapat membuka pintu rejeki warga guna menambah pendapatan masing- masing KK. Dengan berbekal semangat yang tangguh dan modal, maka akan jadi dan maju. Bisa dagang keliling, bisa dagang lewat online atau dagang dirumah. Jalan yang sudah bagus menjadi sarana utama bagi mereka yang mau berusaha memperbaiki ekonominya. Karena tujuan Pemerintah dalam memberikan DD sangat jelas, yaitu untuk kemakmuran warga Desa,”.

Mujianto PPKD Kiyonten juga menambahkan, bahwa sebagian DD 2021 dipergunakan untuk Pavingisasi Jalan Poros Desa dengan volume panjang 581 M, dan lebar 3,8 M, dengan total anggaran Rp. 474.138.000,- dengan 90 hari kerja. Tenaga kerja diambil dari warga sekitar, sehingga warga memperoleh penghasilan untuk keluarganya. Kebanyakan warga Desa Kiyonten menggarap tanah milik Perhutani, sebagai buruh selain menggarap ladang milik sendiri, yang mereka tanami jagung, singkong maupun sayuran. Harapan Pemdes Kiyonten dengan adanya jalan ini, kehidupan warga bertambah maju dan sejahtera. (Jatmiko)

