PRN BALI| Pengurus DPC Askonas Kabupaten Buleleng melakukan Audenisi terkait keberadaan Askonas di Bali, turut mendampingi dari pengurus DPD Askonas Bali Ketua Umum I Made Sumberjaya, ST., MT, dan Wakil Ketua serta merangkap sebagai ketua DPC Askonas Badung Ir. ALA Ngurah Sutrisnawan, SH, SE dan hadir pula seluruh jajaran pengurus DPC Askonas Buleleng yaitu Ketua DPC Askonas Buleleng Nyoman Kariana, ST, Sekretaris Umum Putu Caya Diasa, Wakil Sekretaris Umum Luh Putu Puspita Dewi , S.E. Selasa (2/11/2021).
Dalam sambutannya, Ir. Putu Ad ptha Ekaputra S.T.,M.M.,IPD, Kepala Dinas PUPR Buleleng, sangat mengapresiasi kedatangan pengurus Askonas dan koordinasi yang baik. Meski alokasi anggaran pada tahun ini masih diprioritaskan pada penanganan Covid-19, harapan dapat bekerjasama dalam bidang kontruksi pun terlontar.
“Semoga kedepan pandemic covid-19 bisa segera berakhir, sehingga teman-teman di jasa Kontruksi kembali mengeliat bangkit kembali dengan adanya proyek-proyek secara tidak langsung bisa membantu masyarakat dalam mengurangi pengangguran karena efek COVID -19,” kata Kadis.
Dalam pemaparan Ketua Umum DPD Askonas Bali, I Made Sumberjaya, ST., MT, memberi masukan terkait keberadaan Askonas Bali seperti untuk DPC Askonas sudah terbentuk di 9 Kabupaten / Kota Sebali. Dengan jumlah anggota sampai saat ini yang sudah bersertifikat Badan Usaha mencapai 70 Anggota, khusus untuk DPC Buleleng jumlah anggota yang sudah bersertifikat badan usaha adalah 5 anggota, sedangkan yang lain masih berproses.

Lebih lanjut Pria berkaca mata ini mendorong anggotanya untuk tetap menaati aturan yang berlaku. Diakui memang di saat masa transisi seperti tahun ini proses pencetakan SBU membutuhkan waktu agak lama. Made menyakini dengan semangat bersama, semua Pengurus Askonas Bali bisa melalui dengan harapan dan Doa semoga DPC Buleleng bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Buleleng Khususnya Dinas PUPR Kab. Buleleng.
“Mari kita ikut membangun Kab. Buleleng, Jangan sekali-kali melanggar aturan dalam proses lelang, selalu menjaga kondisi persaingan antar rekanan,” pesan ketua Askonas Bali.
Demikian juga pesan dari Wakil Ketua I DPD Askonas Bali yang juga sebagai Ketua Umum Asosiasi Tenaga Teknik HATSINDO Bali Ir. A.A Ngurah Sutrisnawan, SH,SE. Dalam kesempatan yang sama Sutrisnawan lebih banyak memaparkan terkait undang-undang jasa konstruksi dan persyaratan tenaga kerja terkait dengan Himpunan Ahli Tenaga Teknik Indonesia ( HATSINDO).
Menurutnya Askonas merupakan Asosiasi yang sudah terakeditasi sudah terbentuk LSBU ( Lembaga Sertifikasi Badan Usaha ) dan diakui keberadaannya di Bali.
Dalam Sambutan Akhir, Sekretaris Umum DPC Buleleng Putu Caya Diasa harapannya sama anggoat Askonas Kab Buleleng sudah bisa ikut berpartisipasi melakukan tender lewat ULP dan seluruh anggota saling bekerjasama yang baik terhadap sesama anggota yang lain.
(Made)

