30.8 C
Mojokerto
BerandaKABAR JATIMSiraman Dalam Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Perangkat Desa

Siraman Dalam Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Perangkat Desa

PRN Ngawi | 10 Desember 2021. Demi menguri – uri (melestarikan) budaya leluhur yang sudah turun temurun sejak dulu, acara Pelantikan dan Pengambilan sumpah baik Kades, Sekdes maupun Perangkat Desa yang lain, pasti diadakan acara Siraman / Jamasan. Siraman dari 7 air sumur yang berbeda dan 7 macam jenis bunga dengan maksud, agar yang dilantik dan diambil sumpah mendapat keberuntungan, kabahagiaan, pertolongan serta ketentraman, khususnya untuk Masyarakat Desa Kiyonten Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi.

Siraman dimulai dari Kades, Camat, Kapolsek, Danramil, Staf Desa yang lain dilanjut keluarga yang dilantik.

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Kepala Dusun ( Kasun) Banjar Sulistiyo dan Kepala Dusun Sumberan Rizky Kurniawan, di Pimpin dan dilaksanakan oleh Kades Kiyonten Sunardi. Tampak Undangan yang hadir, Forkompimcam, Kepala KUA, Kades beserta Ketua PKK Desa, BPD, LPMD, Bidan Desa, PKK, Kader Posyandu, Babinsa, Babhinkamtibmas, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan Staf Desa. yang semuanya memakai baju adat jawa, kelihatan bagus dan unik.

Dalam sambutan Camat Kasreman Edy Sukamto berpesan “Untuk Kasun Banjar Sulistiyo dan Kasun Sumberan Rizky Kurniawan, sudah di lantik dan diambil sumpah oleh Kades, harus secara lahir dan batin, menyerahkan seluruhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa (Sholat 5 waktu lebih tekun), dan menyerahkan diri kepada Masyarakat. Tidak boleh main uang PBB, karna sudah diberi amanah oleh warga maka harus jujur dan tidak boleh sombong. Istri harus jadi pendamping yang fariable dan selalu memberi suport. Sekecil apapun masalah harus diselesaikan di lingkungan, jangan sampai maju ke meja Kades dan seterusnya, tidak boleh pilih kasih. Jadi Kepala Dusun harus bisa ngemong keluarga dan warganya. Niat Kerja ibadah agar seimbang dunia dan akhirat,” Pesannya.

Sunardi Kades Kiyonten juga mengatakan “Setelah dilantik dan diambil sumpah menjadi Kepala Dusun, harus siap melaksanakan tugas sebaik- baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai aturan yang berlaku di Desa. Kepala Dusun punya wilayah satu Dusun, harus tegas, kompak serta kepribadianya dapat dicontoh warga. Jangan malu belajar kepada yang lebih tua. Istri segera bergabung dengan Ibu PKK yang lain. Yang terpenting bisa ngemong masyarakat dan amanah, agar Desa Kiyonten lebih maju dan bagus,”. Jatmiko

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya