By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Bupati Mojokerto Beri Materi Peran TPPS Dalam Percepatan Penurunan Stunting Untuk Tingkatkan Kapasitas TP PKK Gedeg
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Bupati Mojokerto Beri Materi Peran TPPS Dalam Percepatan Penurunan Stunting Untuk Tingkatkan Kapasitas TP PKK Gedeg
KABAR MOJOKERTO

Bupati Mojokerto Beri Materi Peran TPPS Dalam Percepatan Penurunan Stunting Untuk Tingkatkan Kapasitas TP PKK Gedeg

Redaksi
Last updated: 21 Juli 2022 6:24 pm
Redaksi
Published: 21 Juli 2022
Share
SHARE

PRN Mojokerto |  Guna meningkatkan kapasitas Tim Penggerak Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesehjateraan Keluarga (PKK) Desa se-Kecamatan Gedeg. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberikan paparan terkait peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mojokerto.

Sebagai informasi, dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mojokerto, TP PKK pada lingkup desa ini juga tergabung dalam TPPS disetiap Kecamatan.

Dalam arahannya, Bupati Ikfina menekankan, kepada seluruh TPPS Kecamatan Gedeg untuk segera menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Program penurunan stunting ini bukan hanya program Pemkab Mojokerto, tetapi ini adalah prognas (program nasional), jadi rencana aksi penurunan stunting sudah disusun sejak 2018 dan kita hanya punya waktu tiga tahun,” ucap Ikfina, di Kantor Kecamatan Gedeg, Kamis (21/7) siang.

Lebih lanjut, Ikfina juga menjelaskan, terkait pemahaman dasar tentang stunting yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

“Stunting jangka kedepannya adalah berhubungan dengan kecerdasan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Ikfina juga menjelaskan, dalam melaksanakan program penurunan stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto, terdapat empat indikator dalam menilai keluarga yang beresiko stunting.

“Yang pertama yaitu prasejahtera atau bisa dikatakan keluarga yang tidak punya sumber penghasilan tetap, kedua fasilitas lingkungan tidak sehat, yang ketiga Pendidikan ibu dibawah SLTP, dan yang terakhir Pasangan Usia Subur (PUS) empat terlalu yaitu terlalu muda, terlalu tua, punya anak jaraknya kurang dari dua tahun, dan anak lebih dari tiga,” bebernya.

Setelah memberikan penjelasan terkait empat indikator dalam menilai keluarga yang beresiko stunting, Ikfina juga menjelaskan, data yang menunjukkan bahwa dari 14 desa se-Kecamatan Gedeg dengan populasi keluarga terbanyak ada di Desa Sidoharjo dengan 2079 keluarga.

“Terkait Keluarga resiko stunting yang ada di Kecamatan Gedeg, teratas sebanyak 817 keluarga ada di desa Sidoharjo, kedua 677 keluarga ada di Desa Terusan dan 594 keluarga ada di Desa Beratwetan,” jelasnya.

Masih Ikfina, Ia juga mengatakan, dalam melihat indikator pra sejahtera, terdapat 132 keluarga di Desa Gempolkerep yang tidak memiliki sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok perbulan.

“Tugas kalian cek, dan kalau bisa semua masuk dalam Data Terpadu Kesehjateraan Sosial (DTKS), kalau bisa masukan ke program PKH (Program Keluarga Harapan), kalau tidak bisa di PKH, masukan di BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan ada juga PBI (Program Bantuan Iuran),” jelasnya.

Terkait fasilitas lingkungan tidak sehat, Ikfina juga menjelaskan terdapat 38 keluarga di Desa Pagerluyung yang tidak mempunyai sumber air bersih, 88 keluarga di Desa Pagerejo dan 85 keluarga di Desa Beratwetan juga tidak mempunyai jamban yang layak .

“Pada tahun 2022, kita akan melaksanakan program pembangunan 8000 jamban, prioritaskan penurunan stunting siapa saja dan mana saja yang didahulukan,” tuturnya.

Ikfina juga menekankan, pentingnya penerapan jenis Intervensi gizi terpadu. Salah satunya intervensi gizi spesifik, yang menurutnya, hal tersebut berkaitan langsung dengan ibu hamil dan balita.

“Kemudian kedua yaitu intervensi gizi sensitif berkaitan dengan masyarakat umum seperti air minum layak, sanitasi layak, penerima bantuan iuaran JKN, bantuan tunai bersyarat, bantuan sosial pangan, layanan KB pasca persalinan, menekan kehamilan yang tidak diinginkan, pemberian informasi mengenai stunting,” pungkasnya. (mahmudah)

You Might Also Like

Remaja Putri Rentan Terserang Anemia, Bupati Ikfina : Karena adanya menstruasi bulanan
Kades Sidoharjo Kabulkan semua Tuntutan Masyarakatnya
Kodim 0815/Mojokerto Gelar Acara Kenaikan Pangkat & Purna Tugas
Lantik 41 Kades Periode 2022-2028, Bupati Ikfina : Jalankan Tugas Sesuai Kewenangan, Amanah, Jujur, Adil dan Bermartabat
Koramil 0815/06 Kemlagi Bersama Tiga Pilar Desa Lakukan Verifikasi ODF
TAGGED:Bupati Mojokerto Beri Materi Peran TPPS Dalam Percepatan Penurunan Stunting Untuk Tingkatkan Kapasitas TP PKK Gedeg.Kabupaten Mojokerto
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?