PRN Surabaya | Ayam remo yang sempat viral di sosial media beberapa waktu lalu, adalah bisnis yang dibuat oleh mahasiswa S1 Sistem informasi Universitas Dinamika (STIKOM) Surabaya, Calvin Young.
Ayam remo adalah ayam rempah utuh suroboyo, Calvin menjual konsep ayam utuh dengan 3 varian rasa, ayam original, ayam goreng tepung dan ayam bakar dengan harga mulai Rp 25 ribu.
Belum genap 1 bulan usaha ini didirikan, namun penjualan ayam remo di hari pertama grand opening mencapai 600 ekor ayam, dan sekarang penjualan perharinya rata-rata 150 ekor ayam.
“Bisnis ayam ini berawal dari studi kasus dalam skripsi saya tentang inovasi digital, yang kemudian di implementasikan dalam bisnis ini bersama dosen pembimbing saya,” ujarnya kepada media di Surabaya, Kamis (06/07/2023)
Masih menurut Calvin, ada beberapa strategi dengan menerapkan inovasi – inovasi digital yang lakukan, mulai dari optimalisasi sosial media, market research, mengoptimalkan pemasaran dengan digital marketing, serta mengkombinasikan beberapa teknologi dalam bisnis ini.
Saya merasakan dampak positif dari penerapan inovasi digital ini, saat ini rata-rata penjualan kami baik dine in atau take away mencapai 150 ekor per hari, belum termasuk pemesanan khusus untuk kegiatan-kegiatan di instansi dan perkantoran.
“Pelanggan kami berasal dari berbagai kota dan yang terjauh adalah dari semarang dan Jakarta. Saat kami tanya rata-rata mereka mengatakan tau dari sosial media dan google.”ungkap Calvin.
Saat ini Calvin berharap bisa mengembangkan bisnisnya agar lebih besar lagi setelah lulus pada bulan oktober nanti, sehingga bisa membuka lebih banyak lagi lapangan pekerjaan untuk masyarakat.
“Tidak lupa ia pun juga berpesan kepada teman-temannya yang lain tidak menyerah, tidak stuck dan punya kemauan untuk berubah jadi lebih baik,” pungkasnya. (roy/sae)

