PRN Magetan | Magetan – Agus W, Spd Sebagai ketua panitia Menyampaikan DPRD Jawa Timur Anggota Komisi B Membuka acara Workshop: Peran Warga Negara Dalam Mengelola Merawat memaksimalkan Sumberdaya Alam di sekitar kita, Untuk mengajak peserta workshop ini bersama sama warga masyarakat ikut berperan aktif dalam mengelola pemanfaatan sumberdaya alam menjadi bernilai ekonomi. Bertempat Desa Waduk Kecamatan Takeran Magetan Sabtu Pagi ( 26-8-2023).
Prof Dr.Noer Soetjipto,SP SE,MM Sebagai Anggota DPRD Jatim Komisi B Menyampaikan dalam Pembukaannya bahwa diadakan workshop ini yang dikuti 125 peserta dimaksudkan untuk mengajak bersama sama masyarakat untuk Upaya Mengelola merawat memaksimalkan Sumberdaya Alam di sekitar kita Untuk ikut berperan aktif dalam mengelola Memanfaatan sumberdaya alam menjadi bernilai ekonomi dengan ucapan bismililahirromannirrohim acara workshop kita buka, selanjutnya akan dibahas tuntas oleh Narasumber selamat mengikuti workshop sabtu pagi ini hari pertama , gelombang ke 1(satu). Desa Waduk Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan .
Narasumber Dr. Saechurroji, SH,SE,MM,CPM. Menjelaskan dalam Memanfaatkan mengelola sumber daya alam harus dengan wawasan lingkungan yang tepat, sehingga kekayaan alam memberikan kontribusi perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik. Sebagai warga negara memiliki kwajiban mengelola menfaatkan Sumber daya alam dengan baik, bertanggung jawab , lestari dan adil akan memastikan bahwa kekayaan ini berguna untuk banyak pihak, bukan hanya sebagian orang. Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia dan menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik di darat maupun di laut. Pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia baik itu hayati maupun non hayati tidak lain adalah utuk memenuhi kebutuhan hidup dan kesejahteraan warganya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki berbagai potensi alam yang kaya. Kekayaan alam dapat dilihat dari sektor kehidupan sehari hari, mulai dari pertanian, Perkebunan , perikanan dan lain sebagainya. Beberapa sektor sudah sangat membantu perekonomian dan menyejahterakan masyarakat.
Sambungnya beberapa sektor yang siap dikembangkan seperti: Sektor perkebunan, sektor kehutanan, sektor kelautan dan perikanan, sektor industri, sektor pertanian, sektor pertambangan dan energi, serta sektor pariwisata. Pariwisata merupakan pemanfaatan sumber daya alam yang dapat bernilai ekonomi tinggi bagi suatu daerah yang mengelola sumber daya alam menjadi 2 suatu tempat wisata. Di samping bernilai ekonomi yang tinggi, pariwisata dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa bangga terhadap bangsa sehingga masyarakat akan lebih perduli terhadap bangsa dan negaranya.
Pengelolaan Sumber Daya Alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dalam kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada disekitar lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat dimana saja seperti didalam tanah, air, permukaan tanah, udara dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan hewan dan banyak lagi lainnya.
Keperluan sumber daya alam cenderung meningkat terus karena adanya dua faktor utama: pertama Karena adanya pertumbuhan penduduk yang pesat dan yang kedua karena perkembangan peradaban manusia memerlukan sumber daya alam yang lebih banyak lagi. Akibat dari penggunaan sumber daya alam yang tidak bijaksana dalam arti tidak memperhitungkan faktor lingkungan, akan timbul masala besar bagi manusia itu sendiri.
Sambungnya untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan baik dengan cara :1Mengelola pertanian, perkebunan, dan peternakan. 2Mengelola sumber daya alam agar bernilai ekspor. 3Menjaga kelestarian laut dan hutan. 4Menggunakan sumber daya tambang secukupnya. 5 Beralih ke sumber daya alam yang dapat dipercaya.
Harapannya dengan diadakan workshop dapat terwujud meningkatkan Peran Warga Negara Dalam upaya mengelola merawat memanfaatkan Sumberdaya Alam di sekitar kita, masyarakat bisa berperan aktif dalam mengelola merawat memaksimalkan sumberdaya alam disekitar kita, Pungkasnya. (Sae/Roy)

