PRN MOJOKERTO | Jum’at 15 September 2023. Hari ozon internasional atau ozone day, yang diperingati setiap tanggal 16 September. Banyak dari kita yang tidak menyadari arti penting peringatan ozone ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 16 September sebagai Hari Ozon Internasional, sesuai dengan tanggal penandatanganan Protokol Montreal, 16 September 1987. Maksud dari penetapan peringatan itu untuk selalu mengingatkan kepedulian masyarakat internasional tentang lapisan ozon sebagai perisai bumi.

SMP Negeri 3 Kota Mojokerto lakukan kegiatan menanam pohon buah produktif serta berbagai kegiatan lainnya yang diantaranya simulasi pemilahan sampah, kampanye hemat energi serta kampanye konservasi air ( 15 september 2023). Kegiatan yang dipusatkan di halaman SDN Surodinawan ini diikuti oleh guru dan siswa dari kedua lembaga.
Rejo SPd MMPd selaku Kepala SMPN 3 Kota Mojokerto sangat mengapresiasi adanya aksi dari seluruh guru dan siswa dalam mendukung kegiatan memperingati hari ozon dunia ini.

“ sekolah yang memiliki prestasi Adhiwiyata Mandiri, kegiatan berlatar belakang konservatif perlu selalu kita gaungkan , yang salah satunya pada peringatan Hari Ozon , dan dari berbagai aksi ini intinya adalah gerakan untuk melindungi bumi agar bumi ini tetap bersih bumi ini tetap nyaman dan lapisan ozon kita tetap aman untuk semua kehidupan yang ada di dunia. Mudah-mudahan aksi yang sedikit ini bisa membawa manfaat”. Ungkapnya.
“Ini juga dalam rangka mewujudkan penguatan profil pelajar Pancasila karena di sini anak-anak juga ada berbagai macam karakter yang dibangun ada kebersamaan, ada gotong royong, ada pengungkapan berbagai macam ide kreativitas, dan juga yang jelas cinta tanah air, cinta lingkungan untuk bersama-sama selamatkan bumi selamatkan lingkungan demi kemanusiaan dan kehidupan ini” tambahnya.
Peringatan Hari Ozon Internasional yang dilaksanakan oleh SMPN 3 Kota Mojokerto ini juga menggandeng beberapa elemen yang diantaranya SDN Surodinawan dan Relawan Dunia Eco enzyme Mojokerto dengan harapan dapat terbangun sinergi dari semua elemen.
Sementara koordinator Adiwiyata Mandiri menyampaikan alasan kegiatan aksi pemanfataan limbah plastik yang dilakukan oleh seluruh siswa SMPN 3 “Kegiatan ini dalam rangka untuk menumbuhkan karakter kepedulian anak terhadap lingkungan dan memberikan pengetahuan bagaimana mengolah barang limbah menjadi barang yang lebih bermanfaat guna penyelamatan bumi dari limbah plastik” ujar Umi.
“Sudahi kegiatan yang berdampak menambah pelobangan lapisan ozon, dan saatnya kita bergerak untuk berbagai aksi guna menambalnya agar kehidupan kita semakin sehat. Ini juga dalam rangka mewujudkan penguatan profil pelajar Pancasila karena di sini anak-anak juga ada berbagai macam karakter yang dibangun ada kebersamaan, ada gotong royong, ada pengungkapan berbagai macam ide kreativitas, dan juga yang jelas cinta tanah air, cinta lingkungan untuk bersama-sama selamatkan bumi selamatkan lingkungan demi kemanusiaan dan kehidupan ini” tambahnya. (mbahboel)

