PRN Malang | Pemerintah kabupaten malang melalui dinas Bina Marga tahun 2024 ini untuk penerangan jalan umum (PJU) dianggarkan sekitar 4 milyar dari total panjang keseluruhan jalan kabupaten malang sekitar 1668 kilometer, masih banyak yang belum terpasang penerangan jalan umum atau tidak memiliki banyak penerangan, sehingga dimalam hari sangat gelap gulita. Contohnya seperti di jalan raya Desa Ngajum Kecamatan ngajum menuju Desa kebobang, kecamatan Wonosari kalau malam hari samgat gelap sekali dan sepi, sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan atau tindak kriminal.
Pada saat awak media mau mengambil gambar jalan raya disekitar ngajum, beberapa warga banyak yang mengeluh, supaya di jalan raya ini dipasang penerangan jalan umum (PJU) oleh pihak dinas terkait, supaya kalau malam hari jalan ini bisa terang benderang, dan aktifitas warga tidak terganggu.
Saat kita konfirmasi kepala desa Ngajum Setyo Budi atau yang biasa dipanggil bubut, juga mengatakan kalau jalan raya ngajum kecamatan ngajum menuju desa kebobang kecamatan wonosari sudah masuk diagenda musrenbang. Semoga di tahun 2024 ini semua penerangan jalan umum di Desa kami mudah mudahan bisa terealisasi semua. Di samping itu juga pemerintah Desa Ngajum melalui kepala desa ngajum, sangat berterima kasih kepada Pemkab Malang melalui Dinas Bina Marga karena jalan raya Ngajum yang menuju Kecamatan wonosari tahun 2023 kemarin sudah dikerjakan atau sudah terealisasi, dan jalannya sekarang sudah menjadi sangat mulus.
Ditempat terpisah kepala dinas pekerjaan umum Bina Marga Kabupaten malang Khairul isnaidi kusuma ST MT juga mengatakan memang benar tahun 2024 ini pemerintah kabupaten malang, menganggarkan 4 milyar untuk kegiatan penerangan jalan umum, hanya saja titik titik yang di kerjakan masih belum diketahui. Kepala dinas juga menambahkan bahwa setiap anggaran 200 juta itu untuk pemasangan PJU antara 8 sampai 10 titik, sehingga dengan anggaran 4 milyar ini nantinya bisa terpasang sekitar 200 PJU.
Rincian anggaran itu masih ada kemungkinan anggaran, sebab menyesuaikan dengan impres jalan daerah (IJD) yang sedang diusulkan oleh Pemkab Malang, kalau impres masuk ada kemungkinan pergeseran anggaran atau penambahan amggaran “ujar kepala dinas PU bina marga kabupaten malang khairul isnaidi kusuma atau biasa di panggil O’ong saat ditemui awak media belum lama ini di kantornya. (w2)

