PRN Mojokerto | SMKN 1 Pungging Kab. Mojokerto menyelenggarakan acara Halal-Bihalal perdana 4 Mei 2024. Acara ini mempertemukan beberapa tokoh-tokoh penting dari pihak Puskesmas Pungging Dinas Kesehatan Kab. Mojokerto, Komite SMKN 1 Pungging, dan beberapa anggota paguyuban. Vivi selaku wali murid XI TPM 3 sekaligus pembawa acara Halal Bihalal tersebut menyampaikan bahwa selain acara Halal Bihalal, pembukaan kantin sehat, dan ramah tamah.
Dalam kesempatan tersebut Imilda Lidiawati, Amd,Kes perwakilan dari Kesling Pungging menyampaikan bahwa untuk mewujudkan kantin sehat yang mana menyajikan makanan bagi pelajar maka dihimbau jangan menggunakan bahan dan rancangan kemasan harus mempertimbangkan fungsi kemasan, masa simpan produk, cara penjualan dan karakteristik PSAT yang dikemas.
” Persyaratan higiene sanitasi kantin sekolah mencakup ketentuan-ketentuan yang bersifat teknis yang diterapkan terhadap produk, peralatan, tempat, dan penjamah pangan yang harus dipenuhi oleh penyelenggara atau pengelola kantin sekolah yang meliputi persyaratan biologi, kimia, dan fisik” ungkap Imilda. Lebih lanjut beliau menambahkan, “Kantin sehat adalah unit kegiatan di sekolah yang memberi manfaat bagi kesehatan. Karena itu suatu kantin sehat harus menyediakan makanan utama atau ringan yang menyehatkan, yaitu bergizi, higienis dan aman dikonsumsi bagi peserta didik serta warga sekolah lainnya” imbuhnya.
Kepala SMKN 1 Pungging Muharto, Spd. MM, menyampaikan sambutan dan rasa syukur atas kehadiran ketua dan wakil ketua, seluruh paguyuban, dan juga perwakilan dari Dinas Kesehatan Kab. Mojokerto. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu atas kehadirannya di acara Halal Bihalal ini, yang mana dalam tema ini selain Halal Bihalal kami juga akan memberitahukan kepada seluruh anggota paguyuban dan juga komite bahwa SMKN 1 Pungging akan membuka kantin sehat, yang mana seluruh siswa diharapkan untuk jajan dikantin sekolah” ungkapnya.
“Selain itu saya selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Pungging, berharap sekolahan ini menjadi yang terdepan dalam meraih prestasi dari segi membangun kualitas dan mutu pendidikan di Jatim” ujarnya
“Selain membangun kualitas, dan mutu pendidikan maka diperlukan kebutuhan makanan atau jajanan yang sehat serta begizi, maka dari itu saya berharap dukungan darj pihak Dinas Kesehatan, bila perlu kita buat MoU agar terciptanya kerja sama yang baik” imbuhnya. (Okt)



