PRN Kediri | Yayasan PP Raudlatul Ulum Kencong Kepung Kediri kembali menyita perhatian masyarakat Kediri dengan digelarnya Ngaji Bareng empat Da’i muda yang sedang viral ( 10/06/2024).
Acara haflah empat pendidikan yang bernaung di pondok pesantren Raudlatul Ulum Kencong Kerdiri teridiri dari Paud Al -Azizi, RA kusuma Mulia IV, MI Nidhomiyah dan SMP Nidhomiyah digelar mulai pagi hari sampai dini hari dihadiri seluruh siswa , wali siswa dan masyarakat.
Pelepasan siswa bukan hanya diisi dengan acara serimonial, namun juga digelar pertunjukan aksi aksi kebolehan siswa dalam berbagai kegiatan mulai dari Paud sampai dengan siswa SMP yang mengisi dua panggung di area Pondok Pesantren.
KH. Jauhar Nehru yang lebih dikenal luas dengan Gus Mahu selaku Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum membuka Ngaji Bareng dengan pembacaan Al Fatihah dilanjutkan dengan Tauziyah soal pentingnya menuntut ilmu yang bermanfaat.
“Salah satu penyebab rusaknya seseorang dalam kehidupan adalah karena jauh dari Allah SWT. Syarat supaya tetap dekat dengan Allah adalah dengan memiliki ilmu yang bermanfaat. Itulah sebabnya Yayasan ini memfasilitasi berberapa lembaga pendidikan formal untuk masyarakat agar memperoleh ilmu yang bermanfaat” tandasnya.
Ngaji bareng menghadirkan empat Da’i muda yang saat ini sedang viral dalam satu panggung full lighting . Terlihat ada Gus Tufatun Nafik ( Gus Nafik ) Pengasuh PP. Sapu Jagat , Gus Bahru Zamzani, Gus Saladin Trenggalek dan Abah Eko Julianto, SH (pendakwah dari Polres Wonogiri Jateng) dipandu oleh Didik Ong ( Pegiat Medsos) serta penampilan rebana Al-Mubarok.
Acara tahunan ini diisi dengan ceramah bergantian oleh para Da’i muda dengan berinteraksi bersama para siswa yang sesekali membuat masyarakat yang hadir tertawa dan memberikan tepuk tangan.
Dalam tauziyahnya, Abah Eko Julianto seoarang anggota kepolisian yang sedang viral ini menyoroti soal buruknya lingkungan disekitar siswa yang sudah sangat memprihatinkan.
“Kita beruntung dengan adanya lembaga pendidikan yang ada di Yayasan Ini. Karena saya yakin lingkungan di PP Raudlatul Ulum ini ada filter yang dapat menyaring pengaruh pengaruh negatif dari luar sana, percayalah itu” ungkapnya disambut tepuk tangan.
Rangkaian haflah ditutup dengan sholawatan bersama yang dipimpin oleh Qori’ Internaaional Ustadz Fatihul Jalil pelantun sholawatan yang saat ini juga viral dan terkenanl dengan suaranya yang mempesona.(ong-ags)

