PRN Ngawi | Pemerintah Desa Karanggeneng mulai melaksanakan pembangunan jalan paving di wilayah RT 01 RW 02 sebagai salah satu prioritas utama pembangunan infrastruktur tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kebutuhan dasar masyarakat dalam meningkatkan aksesibilitas. 21-4-2025.
Pekerjaan pembangunan paving telah dimulai dengan dua volume pekerjaan, yaitu sepanjang 139 meter dengan lebar 2,7 meter dan ketebalan 6 cm, serta 115 meter dengan lebar 3,2 meter dan ketebalan yang sama. Total anggaran yang digunakan sebesar Rp196.694.900,- yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Suprih, selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Karanggeneng, menjelaskan bahwa pembangunan jalan paving ini menjadi skala prioritas karena kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan. “Setiap kali hujan turun, jalan ini tidak bisa dilewati warga. Tahun ini, syukur Alhamdulillah, akhirnya bisa terlaksana,” ujarnya.
Warga Dusun Karanggeneng, Suyono, mengaku sangat bersyukur atas terealisasinya pembangunan ini. Ia menyampaikan bahwa selama musim penghujan, akses menuju tempat usahanya selalu terganggu. “Sekarang usaha saya tidak lagi terhambat, dan para petani juga bisa ke sawah dengan lancar,” katanya dengan wajah sumringah.
Pembangunan ini juga mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Karanggeneng, Joko Subiyatno. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada TPK dan seluruh warga yang telah berpartisipasi. Semoga dengan adanya paving ini, akses ekonomi warga menjadi lebih mudah dan penghasilan mereka semakin meningkat,” ujarnya.
Dengan dibangunnya jalan paving ini, diharapkan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Selain memudahkan mobilitas, jalan tersebut juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi warga yang sebelumnya terhambat oleh kondisi jalan rusak dan becek.
Pemerintah Desa Karanggeneng terus berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur desa secara merata. Ke depan, program pembangunan serupa akan dilanjutkan ke wilayah lain yang juga membutuhkan, sebagai upaya mendorong kemajuan dan kesejahteraan warga desa. (Jatmiko)


