PRN Ngawi | Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, tengah berbangga telah dimulai pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Poros desa mereka. Pembangunan ini dilaksanakan menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2025 sebesar Rp100.000.000,- dengan volume pembangunan sepanjang 84 meter. 29-4-2025.
Pelaksanaan pembangunan TPT ini bertujuan untuk memperkokoh badan jalan, sehingga lebih tahan terhadap risiko longsor, terutama saat musim hujan. Dengan struktur yang lebih kuat, jalan poros ini kini dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman, mendukung aktivitas harian masyarakat Desa Kauman.
Sudarsono, selaku Ketua TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Kauman, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga desa yang telah mendukung penuh pembangunan ini. Ia berharap TPT ini dapat menjadi sarana penting untuk menjaga kondisi jalan dan mendorong kelancaran aktivitas masyarakat.
Tak hanya pihak pelaksana, warga Desa Kauman pun merasa bersyukur atas terlaksananya pembangunan ini. Pardi, salah satu warga, mengungkapkan terima kasihnya karena kini jalan menjadi lebih kuat. Ia merasa lebih tenang saat musim hujan, karena tidak lagi khawatir dengan potensi longsor yang dapat mengganggu mobilitas.
Kepala Desa Kauman, Sudarmanto, juga menyampaikan apresiasinya atas kekompakan dan kerja sama warga dalam mendukung pembangunan TPT ini. Menurutnya, gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan warga merupakan modal utama dalam menyukseskan program-program pembangunan desa.
Sudarmanto menambahkan bahwa pembangunan TPT ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong perekonomian warga. Dengan jalan yang lebih baik dan kokoh, diharapkan distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga dapat semakin lancar dan produktif.
Dengan terlaksananya pembangunan ini, Desa Kauman membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat mampu menghasilkan pembangunan yang bermanfaat nyata bagi kemajuan desa. Ke depan, diharapkan semangat gotong royong ini terus terjaga untuk mendukung program pembangunan lainnya. (Jatmiko)


