By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Kinerja SGN Semester I 2026 Tumbuh Positif, Realisasi Tebu Naik 20 Persen dan Produksi Gula 26 Persen
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Kinerja SGN Semester I 2026 Tumbuh Positif, Realisasi Tebu Naik 20 Persen dan Produksi Gula 26 Persen
KABAR JATIM

Kinerja SGN Semester I 2026 Tumbuh Positif, Realisasi Tebu Naik 20 Persen dan Produksi Gula 26 Persen

Redaksi
Last updated: 21 Agustus 2026 3:46 pm
Redaksi
Published: 21 Agustus 2026
Share
SHARE

PRN Surabaya | Semester pertama 2026 menjadi periode yang menunjukkan kinerja positif sekaligus penguatan kinerja PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Berbagai program strategis perusahaan terus berjalan dengan baik, didukung peningkatan produktivitas, optimalisasi operasional, penguatan kemitraan dengan petani, serta sinergi yang semakin solid bersama berbagai pemangku kepentingan.

Memasuki musim giling 2026, kinerja SGN menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut tercermin dari peningkatan capaian tebu dan produksi gula dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Pada Semester I 2026, realisasi tebu mencapai 3.129.398,07 ton, meningkat sekitar 20% dibandingkan Semester I 2025 yang tercatat sebesar 2.601.130,55 ton. Sementara itu, produksi gula pada Semester I 2026 mencapai 178.763,46 ton, meningkat sekitar 26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 141.568,91 ton.

Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kinerja produksi yang berlangsung di lingkungan SGN. Untuk capaian tebu giling maupun produksi gula, hampir seluruh Pabrik Gula (PG) di lingkungan SGN mengalami peningkatan pada Semester I 2026 dibandingkan Semester I 2025. Kondisi ini menjadi indikator positif atas berbagai upaya peningkatan produktivitas yang dilakukan baik dari sisi on-farm maupun off-farm.

Memasuki musim giling 2026, SGN terus mendorong peningkatan kinerja melalui optimalisasi pabrik gula, peningkatan kualitas bahan baku tebu, penguatan manajemen operasional, serta percepatan berbagai program peningkatan produktivitas. Langkah tersebut dilakukan secara menyeluruh dari sisi on-farm hingga off-farm untuk memastikan proses produksi berjalan semakin efektif dan mampu memberikan hasil yang optimal.

Peningkatan volume tebu yang digiling juga didukung oleh upaya memperbaiki kualitas bahan baku serta kesiapan operasional pabrik. Optimalisasi proses produksi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan produksi gula sekaligus menjaga efektivitas dan efisiensi proses pengolahan tebu.

Sekretaris Perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara, Yunianta, menyampaikan bahwa capaian pada Semester I 2026 merupakan hasil dari kerja bersama seluruh elemen perusahaan dan mitra strategis. Menurutnya, peningkatan kinerja tidak hanya berorientasi pada pencapaian hasil produksi, tetapi juga pada penguatan fondasi perusahaan yang semakin produktif dan berkelanjutan.

“Semester pertama 2026 menjadi momentum penting bagi SGN untuk memastikan bahwa berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan dan memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas. Data capaian tebu dan produksi gula menunjukkan progres yang positif, termasuk peningkatan kinerja di hampir seluruh pabrik gula. Namun tentunya perjalanan masih panjang. Karena itu, pada semester kedua kami akan terus memperkuat eksekusi, meningkatkan efektivitas operasional, serta memastikan seluruh potensi yang ada dapat dioptimalkan,” ujar Yunianta, Kamis (20/8).

Dari sisi on-farm, SGN terus memperkuat kemitraan dengan petani sebagai bagian penting dalam menjaga ketersediaan dan kualitas bahan baku tebu. Program percepatan bongkar ratoon, perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas lahan, serta pemanfaatan teknologi dan mekanisasi terus didorong untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat keberlanjutan pasokan bahan baku bagi pabrik gula.

Penguatan ekosistem kemitraan tersebut juga menjadi bagian dari upaya SGN dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani. Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, SGN berupaya membangun ekosistem pergulaan yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

“Petani merupakan bagian penting dalam ekosistem pergulaan nasional. Karena itu, penguatan kemitraan dan peningkatan produktivitas tebu menjadi perhatian utama kami. Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kinerja perusahaan juga berjalan seiring dengan penguatan hubungan dan manfaat yang dirasakan oleh para petani,” lanjut Yunianta.

Selain penguatan produktivitas, Semester I 2026 juga menjadi momentum bagi SGN untuk melanjutkan transformasi perusahaan. Digitalisasi proses bisnis, penerapan manajemen risiko, peningkatan efisiensi, serta penguatan tata kelola terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun perusahaan yang lebih adaptif terhadap perubahan dan tantangan industri.

Semangat transformasi melalui Go Lean, Go Green, dan Go AI terus diarahkan untuk menciptakan proses bisnis yang lebih efisien, ramah lingkungan, berbasis teknologi, serta mampu mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan tepat. Transformasi tersebut menjadi bagian dari langkah SGN untuk meningkatkan daya saing sekaligus mempersiapkan perusahaan menghadapi dinamika industri gula ke depan.

Di tengah berbagai tantangan industri pergulaan, SGN juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mendukung agenda swasembada gula nasional. Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam membangun industri gula nasional yang semakin kuat, mulai dari peningkatan produktivitas teb optimalisasi kapasitas pabrik, hingga penguatan tata kelola rantai pasok.

Yunianta menegaskan bahwa capaian Semester I 2026 tidak menjadi alasan bagi SGN untuk berpuas diri. Justru, capaian tersebut menjadi pijakan untuk meningkatkan akselerasi pada paruh kedua tahun ini.

“Semester pertama telah memberikan progres yang positif. Peningkatan tebu giling sekitar 20 persen dan produksi gula sekitar 26 persen menjadi modal penting untuk melanjutkan akselerasi. Semester kedua harus menjadi momentum untuk memperkuat kinerja dan menuntaskan target yang telah ditetapkan. Kami akan terus menjaga semangat kolaborasi, disiplin dalam eksekusi, dan fokus pada peningkatan produktivitas. Harapannya, seluruh upaya ini dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi SGN dan industri gula nasional,” tegas Yunianta.

Secara keseluruhan, Semester I 2026 menunjukkan bahwa SGN berada pada jalur kinerja yang positif. Peningkatan tebu giling menjadi 3,13 juta ton, pertumbuhan produksi gula menjadi 178,76 ribu ton, serta peningkatan kinerja di hampir seluruh pabrik gula dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi indikator positif atas berbagai program yang telah dijalankan.

Dengan fondasi kinerja yang semakin kuat, SGN akan melanjutkan berbagai program strategis dengan fokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi, keberlanjutan, dan penguatan tata kelola. Semester pertama telah menunjukkan progres nyata, sementara semester kedua menjadi momentum bagi SGN untuk memperkuat akselerasi dan mengoptimalkan seluruh potensi perusahaan dalam mendukung peningkatan kinerja serta agenda swasembada gula nasional.( cyo/sae)

You Might Also Like

TNI-Polri, Beserta Forkopinda Jatim Perkuat Sinergitas Guna Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan Masyarakat
Kapolres Malang Pimpin Sertijab Kasat,dan Dua Pju
Jelang Lebaran: Gubernur Jatim Berangkatkan 90 Armada Bus Mudik Gratis Tahun 2023
Persi Jatim Siap Bantu Layanan Kesehatan Bagi Polisi
HUT Dekranas ke- 44, Jatim Siap Tampilkan Kemegahan Majapahit di Parade Mobil Hias Solo
TAGGED:Kinerja SGN Semester I 2026 Tumbuh PositifRealisasi Tebu Naik 20 Persen dan Produksi Gula 26 PersenSurabaya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?