By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Pembangunan PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Ditarget Selesai Oktober 2026
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Pembangunan PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Ditarget Selesai Oktober 2026
KABAR JATIM

Pembangunan PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Ditarget Selesai Oktober 2026

Redaksi
Last updated: 21 Agustus 2026 9:19 am
Redaksi
Published: 21 Agustus 2026
Share
SHARE

PRN Jombang | Pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Kabuh–Tapen mulai dikebut. Memasuki minggu ketiga Agustus 2026, aktivitas pekerjaan fisik sudah terlihat di sejumlah titik. Pembersihan lahan, penggalian, hingga pengerjaan pondasi tiang penerangan jalan kini tengah dilakukan.

Proyek yang berada di jalur strategis Kabupaten Jombang itu direncanakan membangun sekitar 160 titik PJU. Pembangunan ini diharapkan dapat memperkuat infrastruktur dasar, menunjang keselamatan lalu lintas, sekaligus mengantisipasi peningkatan aktivitas kendaraan di kawasan utara Jombang.

Di lapangan, para pekerja tampak mengerjakan pondasi dengan dukungan alat berat dan kendaraan proyek. Papan peringatan juga telah dipasang di sekitar lokasi sebagai pemberitahuan kepada pengguna jalan agar berhati-hati karena ada aktivitas pekerjaan di badan maupun bahu jalan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Yohan Kurnia mengatakan, pekerjaan fisik telah dimulai sejak awal Agustus 2026 dan saat ini masih berfokus pada pembangunan pondasi.

“Sudah memasuki minggu ketiga. Mulai awal Agustus kemarin sudah di lapangan. Pekerjaannya mulai dari pembersihan, penggalian, kemudian pondasi. Sekarang masih fokus di pondasi,” ujar Yohan, Kamis (20/8/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan tersebut memiliki target waktu pelaksanaan sekitar tiga bulan. Dengan demikian, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026.

“Targetnya selesai sesuai jadwal di akhir Oktober, selama tiga bulan,” katanya.

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan tersebut sekitar Rp1,6 miliar. Dengan jumlah titik mencapai 160 PJU, proyek ini menjadi salah satu pekerjaan infrastruktur penerangan yang cukup signifikan di Kabupaten Jombang.

Secara trase, pembangunan PJU tersebut merupakan kelanjutan dari jaringan penerangan yang sudah ada. Dari simpang empat Kabuh, jaringan PJU diteruskan ke arah timur hingga menuju perempatan yang mengarah ke Pasar Tapen.

Langkah ini dinilai penting karena ruas Kabuh–Tapen tidak hanya berfungsi sebagai jalur penghubung antarkawasan, tetapi juga berada di wilayah yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan aktivitas ekonomi.

Yohan menyebut, pengembangan kawasan industri menjadi salah satu alasan utama penguatan infrastruktur, termasuk penerangan jalan. Ketika aktivitas kawasan meningkat, volume kendaraan menuju lokasi industri juga diperkirakan semakin padat.

“Harapannya dengan adanya PJU baru ini, karena di sana akan menjadi kawasan industri, setelah pekerjaan selesai jalan di kabupaten menjadi terang. Sehingga akses kendaraan menuju kawasan industri menjadi lebih aman,” ungkapnya.

Menurut Yohan, secara tata ruang, sejumlah kawasan di wilayah tersebut memang diarahkan untuk mendukung pengembangan industri. Di antaranya kawasan sepanjang Sungai Brantas, jalur dari arah Ploso menuju Kabuh hingga mendekati perbatasan Lamongan, serta ruas dari simpang empat Kabuh menuju Tapen.

Namun, tidak semua jalur yang terhubung dengan kawasan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Jombang. Sejumlah ruas seperti Ploso–Kabuh dan Ploso–Gedeg merupakan jalan provinsi sehingga penanganannya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Untuk ruas Kabuh–Tapen, kondisi jalan secara umum sudah cukup lebar untuk menunjang mobilitas kendaraan. Kendati demikian, masih terdapat beberapa titik yang perlu mendapat perhatian, terutama pada jembatan yang dinilai perlu dilebarkan.

“Untuk wilayah Kabuh–Tapen itu jalan sudah lebar. Tinggal beberapa jembatan yang perlu dilebarkan,” jelasnya.

Pembangunan PJU ini bukan hanya sekadar menambah jumlah lampu di sepanjang jalan. Keberadaan penerangan menjadi bagian penting dari keselamatan lalu lintas, khususnya pada ruas yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan seiring perkembangan kawasan.

Dengan target 160 titik dan penyelesaian pada akhir Oktober, pekerjaan kini memasuki tahap penting. Pondasi yang sedang dikerjakan akan menjadi dasar untuk tahap pemasangan tiang, jaringan, dan lampu.

Masyarakat berharap pembangunan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan penerangan yang berfungsi optimal. Apalagi, investasi sekitar Rp1,6 miliar harus berbanding lurus dengan manfaat yang dirasakan pengguna jalan.

Jika seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi, ruas Kabuh–Tapen diharapkan semakin terang, aman, dan siap menghadapi peningkatan mobilitas seiring berkembangnya kawasan industri di wilayah utara Kabupaten Jombang.(ber).

You Might Also Like

Mahasiswa Unipdu Jombang Apresiasi Kinerja KPU
Kapolres Jombang Silaturahmi dengan Awak Media untuk Menjalin Kemitraan
DESA ARGOSUKO ADAKAN KARNAVAL dan jalan sehat dalam rangka HUT RI KE 77
Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan dari BNN RI, Wujud Nyata Komitmen Perangi Narkoba
Pelaksanaan Proyek DD/ADD Desa Jogorogo Berjalan Sesuai Rencana
TAGGED:160 Titik Ditarget Selesai Oktober 2026JombangPembangunan PJU Kabuh–Tapen Dikebut
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?