By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Pasien Demam Berdarah Naik, Dinkes Jatim Belum Beri Status KLB
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Pasien Demam Berdarah Naik, Dinkes Jatim Belum Beri Status KLB
KABAR JATIM

Pasien Demam Berdarah Naik, Dinkes Jatim Belum Beri Status KLB

redaksi
Last updated: 30 Januari 2019 2:53 am
redaksi
Published: 30 Januari 2019
Share
SHARE

Padahal jumlah pasien sudah menyentuh ribuan. Justru Kadinkes Jatim sebut itu tidak terlalu penting. Aneh…?! 

Surabaya, PRN – Gawat. Jumlah penderita demam berdarah sudah menyentuh angka ribuan, tapi pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur belum menyebut status kejadian luar biasa (KLB). Padahal kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Timur ini bisa dikategorikan cukup kritis.

Menurut data, di provinsi ini selama kurun waktu Januari 2019,tercatat ada 2.660 penderita, bahkan 46 jiwa harus meregang nyawa akibat ganasnya nyamuk aedes aegipty tersebut.

Atas kondisi itu, Kepala Dinkes Jawa Timur,  Kohar Heri Santoso, berkilah dengan mengatakan bahwa pihaknya memang saat ini belum menetapkan KLB untuk wilayah Jawa Timur keseluruhan. Namun, beberapa daerah sudah mulai memberlakukan KLB karena angkanya yang sudah memenuhi kriteria.

”Kita belum menetapkan KLB untuk wilayah Jatim keseluruhan, karena tidak semua kabupaten atau kota kondisinya seperti itu. Kami lebih cenderung spesifik kepada daerah yang peningkatannya signifikan. Nanti daerah yang tidak signifikan dinyatakan KLB juga tidak pas. Tapi kami tetap memantau secara khusus,” sergah Kohar.

Kohar mengungkapkan salah satu daerah yang menyatakan KLB adalah Ponorogo, karena adanya peningkatan kasus secara signifikan dan telah ada tiga pasien DBD yang ditetapkan meninggal dunia pada awal 2019.

“Artinya akan ada gerakan yang besar untuk mengatasi DBD. Nanti Jatim akan memberikan dukungan agar Ponorogo bisa menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Kohar.

Dari data yang didapatkan, di beberapa daerah Jawa Timur menyebutkan bahwa di Kabupaten Kediri ada korban meninggal di awal tahun 2019 dari 271 kasus, 12 di antaranya meninggal dunia. Namun, belum ada pengakuan KLB di kabupaten setempat.

Sementara Tulungagung menjadi daerah dengan kasus terbanyak kedua dengan 249, dimana tiga orang di antaranya meninggal dunia. Menyusul Bojonegoro dengan 177 kasus, dimana ada empat orang meninggal dunia. Dari data tersebut dinyatakan bahwa Jawa Timur menduduki ranking no lima kasus DBD paling banyak untuk ukuran nasional.

Melihat hal ini, Kohar justru menyatakan memang ada kenaikan kasus DBD tersebut dan hal ini tidaklah terlalu penting . Hal ini dikarenakan faktor cuaca

“Jumlah kasus DBD pada Januari tahun ini dibanding tahun lalu cenderung lebih tinggi. Hal itu disebabkan beberapa faktor seperti musim, lingkungan dan kondisi masyarakat. Tapi hal itu tidaklah terlalu penting,” timpal Kohar.

Kohar menambahkan bahwa hal yang paling terpenting adalah tindakan dalam penanganan kasus tersebut dan tidak perlu mengutarakan bahwa hal ini adalah kasus luar biasa.

“Peringkat berapapun harus menghadirkan gerakan agar masyarakat tidak sakit, seperti upaya pencegahan dan memberi pemahaman masyarakat agar tidak ketularan,” tepis Kohar.

Selain itu, lanjut dia, puskesmas dan rumah sakit yang ada di daerah diminta lebih waspada dengan memeriksa penderita DBD dengan lebih baik. (eb/her)

You Might Also Like

GEBYAR HUT RI ke 77 Desa Jabung di hadiri wakil bupati malang
GERAKAN SEREMPAK PENGENDALIAN HAMA TIKUS OLEH DINAS PERTANIAN BERSAMA KELOMPOK TANI SRI MULYO BADERAN
Pemilihan Perangkat Desa Jaten Kecamatan Jogorogo Ngawi
Pemerintah akan Bangun Hunian untuk Warga Terdampak APG Semeru
TAK PAKAI MASKER WARGA PONOROGO DIDENDA Rp,50.000 DAN UANG DENDA MASUK KAS DAERAH
TAGGED:DBDDinas KesehatanJawa TimurNyamuk Aedes Aegipty
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATENG

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Redaksi
By Redaksi
3 Oktober 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?