By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Kediri Berdarah. Pelaku Mengaku Kerap Diperkosa Korban
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Kediri Berdarah. Pelaku Mengaku Kerap Diperkosa Korban
KRIMINAL

Kediri Berdarah. Pelaku Mengaku Kerap Diperkosa Korban

redaksi
Last updated: 31 Januari 2017 9:27 pm
redaksi
Published: 31 Januari 2017
Share
ilustrasi pembunuhan.
SHARE

Kediri, PRN.id –

Kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun Winong, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, menemui titik terang. Ini setelah jajaran Unit Reskrim Polsek Wates mengamankan Karyono (36) bersama Neneng (24) istri dan Huda (30) keponakannya. Ketiga warga itu diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan Sujarno (50) tetangganya.

Ketiganya sempat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wates. Tetapi mereka kemudian dibawa ke Polres Kediri. Suami-istri dengan keponakannya ini dibawa petugas beserta sejumlah alat bukti berupa, batang kayu, bambu, besi dan juga skop.

Sesaat sebelum dibawa, Neneng, salah satu pelaku mengakui, bahwa motiv pembunuhan itu karena dia merasa sakit hati terhadap korban. Dia sering dilecehkan oleh korban sewaktu ditinggal suaminya bekerja sebagai sopir truk di Surabaya.

“Dia (korban) sering masuk ke kamar saya melalui jendela sewaktu suami saya pergi. Biasanya, dia masuk pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Dia mencongkel jendela lalu mengancam akan membunuh anak saya,” aku Neneng di dalam mobil, Selasa (31/1/2017), seperti dikutip beritajatim.com.

Saat berada di dalam kamar pelaku, korban memaksa supaya dilayani nafsu bejatnya. Apabila pelaku menolak, maka korban tidak segan-segan untuk membunuh anaknya masih berusia 6 tahun. Dalam kondisi terdesak, akhirnya pelaku menurut permintaan korban.

Sudah tidak tahan dengan perbuatan korban, akhirnya pelaku menceritakan kejadian itu kepada suaminya Karyono. Tentu saja, sang suami naik pitam. Akhirnya mereka merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Karyono mengajak Huda, keponakannya dan beberapa orang kerabat untuk menjebak korban. Karyono berpura-pura keluar rumah. Sementara Huda menemani Neneng istrinya di rumahnya.

Senin (30/1/2017) sekitar pukul 00.30 WIB korban kembali mendatangi Neneng yang tinggal di depan rumahnya. Seperti sebelumnya, Jarno masuk melalui jendela kamar pelaku. Korban mencongkel jendela dari luar kemudian melompat ke dalam.

Sialnya, korban tidak mendapati Neneng. Dia kemudian mencari di ruang tamu rumah. Seketika itu, Karyono langsung menyerangnya. Para pelaku yang ditengarai berjumlah belasan orang memukuli korban beramai-ramai.

Korban akhirnya melarikan diri dari rumah pelaku. Dia langsung masuk ke rumahnya dan mengunci pintu. Dalam kondisi terluka parah, korban akhirnya tersungkur ke lantai kamar.

Sunarsih, istri korban yang melihat suaminya berlumuran darah merasa ketakutan. Dia langsung berlari ke rumah Kepala Dusun Winong Legiono untuk meminta bantuan. Tetapi saat perangkat desa datang bersama aparat kepolisian, korban sudah meninggal dunia. Korban tewas karena kehabisan darah.

Saat ini polisi masih mendalami penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya dalam pengeroyokan maut itu. Polisi juga terus memeriksa para pelaku untuk mengetahui ada dan tidaknya unsur perencana pembunuhan itu serta motiv sebenarnya. (hadi)

You Might Also Like

Bupati Kediri Beri Bantuan Alat Bantu Mobilitas Bagi Penyandang Disabilitas
Bupati Kediri Sebut Jabatan Bupati Hanya Mandat, Kalau Sakit Bisa Kerokan dan Minum Jamu
Seminggu Kabur dari Rumah, Malah Di Buat ‘Bancaan’ Sang Pacar dan Teman-temannya
Terkait Kriminalisasi Pers, Ini Pernyataan AJI dan IJTI Kediri
Nekad Takbir Keliling, Polres Kediri Kota Akan berlakukan tes Kesehatan di Bawa Ruang Observasi
TAGGED:KediriPembunuhan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?