PRN SIDOARJO | Dalam suasana santai dilantai dua kuliner aneka sambelan Gudeg ruko Desa Siwalanpanji Kecamatan Buduran. Aliansi muda mudi dari buruh pabrik dan mahasiswa Sidoarjo beserta Tokoh agama Desa Siwalanpanji Sidoarjo dan tim Paslon no.3 sambil makan dan minum menyambut kedatangan cawabup Dwi Astutik hari Minggu, 8/11/2020
Sambil duduk bersama dilantai beralaskan karpet tampak Dwi Astutik menjelaskan tentang ikon udang dan bandeng sebagai lambang Kota Sidoarjo, menurut Dwi Astutik bukan hanya sekedar lambang atau logo kota Sidoarjo tetapi harus dikembangkan.
“Asap bandeng itu sangat enak, tetapi ikon bandeng masih belum begitu terdengar, belum termasuk Petis, kita punya krupuk, punya kulit, punya sepatu dan tas tapi sementara ini belum maksimal”.kata Dwi Astutik
Sembari bertanya kepada anggota aliansi Dwi Astutik bertanya keanggota yang hadir tentang aktifitas sehari hari, sontak dijawab sama anggota “nganggur” dan dibalas sama Dwi siapa yang nganggur ayo ngacung ternyata tidak ada yang angkat tangan.
“Berarti tidak ada yang nganggur”,jelas Dwi Astutik sembari berkata uacapan kita adalah Doa.
Masih kata Dwi Astutik, dengan kehadiran kami bersama pak kelana, berharap bersemangat bersama untuk saling bekerja sama untuk Sidoarjo lebih maju.”Ini hajat kita bukan hajat Kelana dan Astutik saja tapi hajat seluruh masyarakat untuk Sidoarjo”.harap Dwi Astutik
Dwi Astutik dengan mengambil menokil bahasa Gus Dur beliau menyampaikan sangat luar biasa bapak bangsa ini.
” Kalau ingin ada perubahan jangan tunduk pada kenyataan pastikan pergerakan kita adalah sesuatu yang benar”
Saya melihat di Kabupaten Sidoarjo belum maksimal perjuangan pemimpin sebelumnya sudah sangat luar biasa tapi bukan berarti berhenti hingga detik ini, kita harus tetap bergerak, yang ada dihadapan saya ini adalah potensi yang nampak, saya berharap dengan potensi ini ayo menggerakkan agar Sidoarjo lebih baik lagi.”tambahnya
Maka Paslon no.3 saat ini bergerak bersemangat dalam rangka ibadah menyiapkan diri mengabdikan diri mencalonkan diri didalam pilkada tanggal 9 Desember 2020.”jelas Dwi Astutik.
Ditempat yang sama Ustad Choirul Anam mengatakan semuanya sudah dikatakan sama ibu Dwi Atutik, menyampaikan kami masyarakat bersolawat mendukung Paslon no.3 untuk memimpin Sidoarjo mengharapkan Sidoarjo makmur Sidoarjo memliki ruang terbuka hijau, merindukan ruangan ruangan asri. ” Ketika bersolawat tapi suasananya masih panas, sumber kan tidak nyaman kita mengharap doa dan cita cita leluhur untuk Sidoarjo makmur dan makmur segalanya untuk Sidoarjo lebih maju”.harap Ustad Choirul Anam(Yuli)

