By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Pemkab Sidoarjo Libatkan ITS Surabaya Tangani Genangan Air
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Pemkab Sidoarjo Libatkan ITS Surabaya Tangani Genangan Air
KABAR JATIM

Pemkab Sidoarjo Libatkan ITS Surabaya Tangani Genangan Air

Redaksi
Last updated: 15 Desember 2020 2:48 pm
Redaksi
Published: 15 Desember 2020
Share
SHARE

PRN SIDOARJO | Pemkab Sidoarjo terus berupaya mengatasi genangan air di Desa Kedungbanteng dan Banjarasri Kecamatan Tanggulangin. Salah satunya dengan melibatkan Institut Teknologi Sepuluh November/ITS Surabaya. Kemarin, Senin, (14/12), tim kajian penanganan genangan kawasan Desa Kedungbanteng dan Banjarasri Kecamatan Tanggulangin melaporkan hasil kajiannya kepada Pj. Bupati Sidoarjo Dr. Hudiyono M.Si di pendopo Delta Wibawa.

Dari laporan akhir, tim merekomendasikan penanganan yang berjenjang. Mulai jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Jangka pendek mulai dari alternatif pengurukan, pemompaan serta rumah panggung. Untuk jangka menengah, tim merekomendasikan penataan tata air drainase di wilayah tersebut. Kerjasama antar instansi/dinas daerah harus dilakukan. Dinas terkait juga diminta melakukan kajian lebih mendalam dan luas serta komprehensif untuk pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya antisipatif. Sedangkan untuk jangka panjangnya, saluran Gedangrowo dan Kedungpeluk harus ditata kembali. Tidak hanya penataan pada saluran Kedungbanteng dan Banjarasri saja. Sistem alirannya maupun pintu airnya juga harus dilakukan penataan. Penataan tersebut berkaitan dengan kerjasama antar instansi daerah. Pasalnya saluran Gedangrowo termasuk saluran irigasi yang bisa jadi kewenangan provinsi.

Dalam kesempatan tersebut Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono menyampaikan perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap warganya yang mengalami kesusahan tidak ada henti-hentinya. Seperti yang dialami warga Desa Kedungbanteng dan Banjarasri Kecamatan Tanggulangin yang wilayahnya tergenang air berbulan-bulan. Pemkab Sidoarjo sendiri telah menurunkan seluruh tim dalam penanganan genangan di dua desa tersebut. Mulai dari Pemkab Sidoarjo sendiri sampai pihak Polresta dan Kodim 0816 Sidoarjo telah terjun kelapangan. Pemkab Sidoarjo juga melibatkan tim kajian dari ITS Surabaya serta Universitas Brawijaya. Kajian yang dibuat dua perguruan tinggi tersebut akan di pakai dasar dalam mengambil langkah deskresi kebijakan penanganan genangan di dua desa itu.

Hudiyono mengatakan normalisasi sungai di desa tersebut sudah dilakukan. Alat berat diturunkan untuk melakukan pengerukan mulai dari Banjarpanji sampai Banjarasri. Namun hasilnya belum maksimal. Banyak sampah maupun enceng gondok yang menghambat normalisasi sungai tersebut. Dirinya melihat penyempitan sungai serta hulu sungai yang yang lebih rendah dari pembuangannya juga menjadi kendala. Melihat hal itu Pemkab Sidoarjo telah memasang pompa penyedot air. Namun hasilnya masih belum juga maksimal menekan ketinggian air.

“Kita tidak henti-hentinya merasa prihatin dengan mereka, kita sudah urug, bangun jalannya tapi masih ada yang banjir, kalau lihat mereka kasihan mereka,”ucapnya.

Ketua Tim Kajian ITS Surabaya Amien Widodo mengatakan beberapa tim diturunkan dalam penanganan genangan Desa Kedungbanteng dan Banjarasri. Diantaranya tim penurunan tanah, tim pemetaan dengan drone, tim hydrologi serta tim geofisika dan tim perencanaan wilayah kota. Tim itu nantinya akan melihat lebih jelas penyebab genangan yang kemudian akan dikeluarkan rekomendasi penanganannya.

Dari hasil kajiannya terdapat penuruan tanah di sebagaian wilayah yang tergenang. Bahkan disatu tempat ada penurunan tanah sampai 10 cm dalam waktu sebulan. Namun pengukuran tanah tersebut masih dilakukan dua kali. Butuh tiga kali pengukuran untuk memastikan jeda waktu terjadi penurunan tanah. Dikatakannya banyak faktor terjadinya penurunan tanah. Seperti pemompaan secara berlebihan dari Lapindo disekitar wilayah tersebut. Namun dari laporan Kades Banjarpanji, saat ini aktifitas penyedotan air tanah sudah berhenti.

“Harusnya ada penambahan pengukuran sekali lagi sehingga kita bisa tahu rata-rata penurunannya atau bahkan penurunannya sudah berhenti,”ucapnya.

Amien juga menyampaikan karakteristik tanah yang tergenang tersebut merupakan tanah lempung. Tanah jenuh air yang tidak dapat meresap air. Oleh karenanya pembuatan biopori tidak akan berguna. Lapisan tanah lempungnya pun menurutnya cukup tebal. Dengan kareteristik tanah seperti itu pembuatan tanggul tanah pun akan percuma. Tanah akan kembali longsor apabila tidak dibuatkan tanggul permanen dari semen.

“Dari hasil geolistrik itu kita tahu tanah itu tanah lempung,” (kominfo)

You Might Also Like

Buser Rent Car Nasional (BRN) Di Dampingi Kuasa Hukum”Berharap Pihak Aparat Penegak Hukum(APH) Polres Sidoarjo Mengungkap Kasus Penggelapan Mobil”
Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Kota Madiun Atas Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2025
Pavingisasi Jalan Poros Desa Kiyonten Kasreman Ngawi
Realisasikan Dana Desa Pemerintah Desa Sidomulyo Kecamatan Jabung Bangun Tembok Penahan Tanah
Capaian Pajak Reklame di Kabupaten Malang Sangat Minim di Karenakan Maraknya Pengunaan Media Sosial
TAGGED:SidoarjoTangani Genangan Air
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
Dari Kabuh hingga Kudu, Tembakau Jombang Jadi Penopang 15 Ribu Petani
7 Oktober 2026
OJK; Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga Di Tengah Meningkatnya Tekanan Perekonomian Global
7 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?