PRN SAMPANG | Demi menghindari kecelakaan lalu lintas terjadi, warga memasang ban mobil bekas di tengah ruas jalan Pantura tepatnya diakses jalan utama provinsi yang ramai dilalui kendaraan bertonase Besar dan kecil. berlokasi di jalan raya ciputat Desa Masaran Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang, guna untuk memberi tanda pada pengguna jalan yang melintas agar menghindari jalan berlubang dan penuh genangan air.
Selain berlubang dan bergelombang jalan tersebut tak ubahnya sebuah kubangan bebek bila musim penghujan datang.karena air hujan menggenangi area jalan berlubang dengan kedalaman 10 cm dan panjang genangan air 4-5 meter.
Salah satu warga sekitar setelah di temui awak media Pena Rakyat News mengeluhkan, ” kalau hal ini di biarkan terus menerus dalam kerusakan tanpa perbaikan tidak menutup kemungkinan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas, karena terpaksa harus melakukan pengereman dadakan guna menghindari jalan berlubang secara tiba-tiba.” Keluhnya.
Pernah pada tahun 2020 ada pebaikan, tapi saya sangat menyayangkan dalam perbaikan jalan tersebut cuma sekedar tambal sulam. Dan diduga sistim kerjanyapun terkesan tidak diperhatikan kwalitasnya, sehingga baru di terpa hujan sedikit saja sudah terjadi kerusakan dan menimbulkan jalan berlubang.
Saya sangat berharap pada Pemerintah Kabupaten Sampang dan Provinsi jawa timur agar segera menangani kerusakan jalan tersebut karena kalau tidak secepatnya dilakukan perbaikan, dikwatirkan bisa terjadi kecelakaan dan tidak menutup kemungkinan korban jiwa mengingat kerusakan jalan tersebut bertepatan di jalan menikung.” Pungkasnya (AL)

