JOMBANG, PRN.id – Kinerja PU Bina Marga Jombang patut dipertanyakan, pasalnya dalam proyek pengerjaan tambal sulam jalan raya Sumberboto tepatnya desa Mojoduwur kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang terlihat asal-asalan.
Saat tim investigasi media ini melintas jalan raya Sumberboto sangat jelas jalan yang bergelombang dan berbahaya karena beberapa ruas jalan yang bergelombang dan pecah-pecah terdapat tambalan yang tidak merata dan sisa pasir batu berceceran sehingga dapat membahayakan pengguna jalan terutama pengendara motor.
Terkait hal itu tim investigasi media ini klarifikasi kepada Ir. Hari Oetomo selaku Kepala dinas PU Bina Marga Jombang, namun setelah beberapa hari di hubungi Hari (panggilan akrabnya, red) melempar persoalan ini kepada Kabid Jalan Sunendar.
Sementara saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (14/6/17), Sunendar menjabarkan bahwa proyek tambal sulam tersebut memaksakan diri dikarenakan anggaran yang sangat terbatas dan dirinya juga menambahkan bahwa proyek tambal sulam jalan raya Sumberboto ini hanya untuk sementara.
“Kita tidak ada anggaran untuk proyek ini mas, ini hanya untuk sementara saja”, penggalan kalimat Sunendar.
Lebih lanjut menurut keterangan warga saat bertemu belanja di super market Mojoduwur berkomentar bahwa anaknya 3 hari yang lalu terjatuh karena terpeleset krikil yang berceceran dijalan bekas tambal sulam yang seenaknya itu.
Dengan temuan proyek yang diduga “siluman” ini tim investigasi terus akan mencari data dan kordinasi dengan dinas terkait karena sangatlah tidak mungkin dinas PU Bina Marga Jombang mengerjakan proyek tanpa program dan tanpa anggaran. (Tim)

