PRN Ngawi | Abrasi atau pengikisan tanah yang terus menerus akan membuat bencana bagi warga di sekitar pemukiman, apabila tidak cepat dibangun talud. Atas usulan warga pada saat Musrenbangdes dan jadi prioritas usulan, maka wajib terdanai, apalagi sudah masuk Berita Acara dan jadi acuan untuk masuk dalam RKP, RPJMdes hingga ke APBDes.
Desa Sriwedari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi Jatim, yang terletak di tengah hutan, masyarakatnya hidup rukun berdampingan secara damai, dan tetap mengusung prinsip gotong royong. Tak heran jika terlihat kompak disaat musyawarah maupun pelaksanaan pembangunan talud di Rt 01 Rw 02 Dusun Kedungglagah. Karena kekompakan akan segera menyelesaikan pembangunan yang akan membuat Desa Sriwedari tambah maju dan indah serta sejahtera masyarakatnya.
“Kami atas nama Pemdes Sriwedari mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang telah memberikan bantuan Dana Desa Demi kamajuan Desa kami. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada warga, mulai awal dana belum turun sampai ke pembangunan talud, sudah terlibat baik di musyawarah maupun sebagai tenaga kerja, serta sudi menjadi Tim Pengelola Kegiatan,” ujar Toni Kades Sriwedari.
Toni juga menambahkan “Dana Desa tahun 2021 sebagian kami pergunakan untuk pembangunan talud di Rt 01 Rw 02 Dusun Kedungglagah, dengan volume panjang 129,5 M, menghabiskan dana Rp.121.000.000,- . Prasasti dan Banner transparansi sudah kami pasang di lokasi pembangunan, di jalan-jalan agar warga mudah membaca, sehingga tak terjadi prasangka buruk kepada TPK serta di depan Kantor Desa pun ada,”. Jatmiko

