By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Ketua MP3S ; Laporkan Ke Kapolri Oknum Polisi Yang Memukul Mahasiswa Saat Demo
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Ketua MP3S ; Laporkan Ke Kapolri Oknum Polisi Yang Memukul Mahasiswa Saat Demo
KABAR JATIM

Ketua MP3S ; Laporkan Ke Kapolri Oknum Polisi Yang Memukul Mahasiswa Saat Demo

Redaksi
Last updated: 7 Oktober 2021 7:22 pm
Redaksi
Published: 7 Oktober 2021
Share
SHARE

PRN SUMENEP | Berdasarkan video yang beredar dan pemberitaan media, diduga oknum anggota Polres Sumenep yang melakukan penganiayaan/pemukulan kepada mahasiswa yang sedang melakukan aksi demo di depan kantor Disperindag Kabupaten Sumenep, MP3 Sumenep mengecam keras perbuatan oknum tersebut, Kamis 07/10/2021.

Dari itu, Sahnan Ketua dari Masyarakat Pengamat Percepatan Pembangunan Sumenep (MP3S), atas perbuatan biadab oknum anggota Polres Sumenep, segera dilaporkan kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

“Agar tidak bertele-tele, saya menyarankan kepada pihak korban langsung melaporkan perbuatan oknum Polri tersebut kepada Kapolri, agar Kapolri mengetahui langsung bahwa ada dugaan oknum anggotanya di Polres Sumenep melakukan tindakan pidana kekerasan dan penganiayaan,” ujarnya.

Ketua MP3S menambahkan bahwa dizaman sekarang tidak perlu aparat Kepolisian main pukul saja, seharusnya para pendemo tersebut harus dijaga dan diayomi disaat aksi demo untuk menyampaikan aspirasinya.

“Seharusnya yang dilakukan oleh Kepolisian terhadap pendemo, yakni upaya persuasif, humanis, peringatan terhadap peserta yang melanggar, pemberian peringatan kepada penanggung jawab pelaksanaan, penghentian kegiatan, hingga pembubaran masa, bukan melakukan penganiayaan dan main hakim sendiri yang diduga dilakukan oleh oknum aparat Kepolisian kepada para pendemo, karena para demostrasi dijamin dalam UU dan tidak perlu terjadi hal-hal seperti yang ada dalam video tersebut,” tegas Ketua MP3S.

Selain itu, Ketua MP3S memohon serta meminta kepada Kapolri melalui Kapolres Sumenep atau propam, agar memeriksa oknum Polisi yang telah melakukan tindakan kekerasan terhadap para pendemo. Bila nantinya terbukti melakukan kesalahan agar ditindak tegas sesuai aturan dan hukum yang ada, supaya kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian tidak hilang dan semoga Kabupaten Sumenep tercipta kondisi yang aman nyaman dan kondusif.

Berdasarkan pemberitaan yang dilansir dari TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP – bahwa aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Perjuangan Demokrasi Rakyat (GPDR) Sumenep dan aparat kepolisian di Jalan Raya Urip Sumoharjo berakhir ricuh, Jumat (1/10/2021).

Demo digelar di depan kantor Disperindag Sumenep dan menuntut, pertama segera selesaikan dan maksimalkan dua pasar tradisional (kecamatan Batuan dan Kangayan). kedua mahasiswa meminta Disperindag transparan dalam anggaran miliaran juta itu dan ketiga usut tuntas dan berhentikan penanggung jawab dua pasar tradisional yang mangkrak tersebut.

Namun, massa mahasiswa merasa kecewa dengan respon Kepala Disperindag Sumenep, Agus Dwi Saputra yang meninggalkan aksi setelah sempat adu mulut dengan demonstran.

Para demonstran ini tidak menerima, lalu marah dan kecewa yang dilampiaskan dengan memblokir Jalan Raya Urip Sumoharjo sambil membakar kertas perlengkapan demo dan sandal.

Saat itu, aparat keamanan yang berjaga menghalau demonstran dan terjadi aksi saling dorong dan baku pukul. (ERFANDI)

You Might Also Like

Cangkrukan Kamtibmas Perguruan Silat dengan Kapolsek Balongbendo
Diduga Kerena Depresi Nur Kolis Gantung Diri di Pohon Sawo
Sidoarjo Menetapkan Pilkades Dilaksanakan 20 Desember 2020
Pandemi Covid-19, Kapolres Beri Gerobak Bantu Warga Berwirausaha
Gubernur Khofifah Lantik Penjabat Wali Kota Batu
TAGGED:Sumenep
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
HUKUM

PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?