PRN Probolinggo | Tak terima karena kandang sapi nya di bersihkan, Aris (25) dan Rizki (23) warga kelurahan Ketapang kota Probolinggo hampir duel dengan sentaja tajam, hal itu terjadi berawal dari Siti Fatimah (48) yang mendapatkan laporan dari warga dengan keberadaan kandang sapi milik Untung kakaknya yang cukup mengganggu warga sekitar. Atas laporan itulah Siti Fatimah membersihkan kandang ayam tersaksi ini dengan membawa senjata tajam berupa cerulit, aksi koboi tersebut dapat dilerai oleh Ardi (55) yang saat itu bertamu ke rumah Siti.
Sebagai antisipasi tidak ada nya dendam di kemudian hari, kedua belah pihak keluarga tersebut di lakukan mediasi oleh pihak kelurahan Ketapang, Rabu (17/11/2021) siang tadi, bertempat di aula kelurahan, mediasi tersebut di hadiri oleh lurah Ketapang Zainul Faruk, Babinsa setemlat Zainul, babinkamtibmas figit.
Mediasi berlangsung alot tatkala dari pihak Untung sebagai kakak tertua dilangkahi oleh Siti Fatimah yang merupakan adik kandungnya. “Kandang sapi ini amanah dari almarhum bapak, kenapa di bongkar,” ujarnya dengan nada tinggi.
Babinsa Ketapang, Zainul bahkan sempat menggebrak meja dalam pertemuan tersebut karena semua saling menyalahkan, “disini bukan tempat saling menyalahkan tapi mendamaikan,” ujarnya sembari menggebrak meja. Sementara itu, Siti Fatimah masih belum berlapang dada karena anak nya diancam dengan celurit, “anak saya takut ada apa-apa di belakang hari, kalau masalah ini tak selesai,” cetus nya sembari meneteskan air mata.

Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Hasbullah sebagai pendamping keluarga Siti Fatimah meminta agar permasalahan ini didamaikan secara kekeluargaan,” sekiranya masalah ini diselesaikan dengan baik baik toh sama-sama keluarga kandung,” pintanya.
Setelah bermediasi cukup panjang, mediasi itu menghasilkan kesepakatan untuk damai yang disepakati dalam surat pernyataan,” alhamdulilah mediasi ini bisa menghasilkan perdamaian dalam surat kesepakatan,” ujar lurah Ketapang. (sum)

