PRN Probolinggo | Pemerintah kabupaten dan kota probolinggo bergerak cepat menanggapi Bencana gunung semeru yang melanda warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sejumlah instansi di bawah naungan pemkab dan Pemkot probolinggo, gotong-royong kirim bantuan untuk warga terdampak.
Aksi peduli bencana Semeru, diawali oleh pemerintah kota Probolinggo yang langsung meluncurkan bantuan pada Sabtu ( 4/12) malam kemarin yang mengirimkan personil dan bantuan. Instruksi untuk menurunkan bantuan langsung di perintahkan walikota Probolinggo, habib Hadi Zainal abidin. “saya meminta Kalaksa BPBD untuk bersiap menuju ke lokasi di Lumajang. Beberapa peralatan dan tim berangkat malam kemarin (4/12), selanjutnya kami juga menunggu koordinasi dari BPBD provinsi,” ujar Wali Kota Habib Hadi, Minggu (5/12).
Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo membenarkan, pihaknya telah mendapat perintah dari Wali Kota Habib Hadi dan hasil koordinasi dengan tim assessment BPBD Lumajang dan BPBD Provinsi Jatim, BPBD memberangkat satu tim yang terdiri dari kalaksa, dua personil TRC BPBD dan 2 personil relawan resque. “Kami berangkat ke Lumajang menuju titik posko BPBD di Candipuro. Untuk perlengkapan dan logistik kami bawa dengan mobil resque BPBD,” ujarnya.
Perlengkapan dan logistik yang dimaksud antara lain 5 buah terpal, 10 buah tikar, 28 buah selimut, 3 dus lauk pauk, 2 dos makanan siap saji, 2000 buah masker dan 20 buah matras. Sementara itu, Bantuan dari sejumlah instansi pemerintah kabupaten Probolinggo baru di berangkatkan pada Minggu ( 5/12) saing tadi. Ada sekitar 10 lebih kendaraan yang berangkat mengantarkan bantuan tersebut. Bantuan tersebut berupa, air minum galon, makanan cepat saji, beras, pakaian untuk anak-anak dan orang tua, serta berbagai bantuan lainnya. Setiap item bantuan yang dikirimkan berjumlah lebih dari ratusan item.


“Bantuan itu dari sejumlah instansi di bawah naungan Pemkab Probolinggo. Setiap instansi mengirim bantuan sesuai kebutuhan dangan jumlah secukupnya,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian. Bantuan tersebut, kata dia, merupakan bentuk aksi gerak cepat yang dilakukan pemerintah. Sudah sepatutnya sebagai warga negara untuk saling membantu sesama.(sum)

