PRN JOMBANG | Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) pada Rabu (11/01/2023) diruang Rapat Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, memfasilitasi kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Konflik Antar Perguruan Silat se Kabupaten Jombang.
Rakor yang diikuti oleh Pimpinan Perguruan Silat Se Kabupaten Jombang, para Kapolsek, Ketua KONI Jombang, Ketua FKDM dan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang Drs. Anwar MKP, Kepala OPD terkait yakni dari Dikbud, Disporapar, UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tersebut, dipimpin oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang Drs. Purwanto MKP, Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat SH, SIK, MM, Dandim 0814 Letkol Inf Muh. Hanafi, SIP, M.Han diwakili oleh Kasdim, Ketua Pengadilan Negeri Jombang Dr. Bambang Setyawan, SH, MH dan Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Tengku Firdaus, SH, MH.
Disampaikan oleh Drs. Purwanto MKP, bahwa Rakor ini merupakan kegiatan rutin yang biasa dilaksanakan di Kabupaten Jombang. Namun demikian dengan adanya konflik horisontal yang dilakukan oleh oknum perguruan pencak silat, Pemerintah Kabupaten Jombang langsung merespon dengan cepat dengan menggelar Rakor Insidentil tersebut.
“Kami bersama Forkopimda duduk bersama dengan pengurus perguruan pencak silat se Kabupaten Jombang untuk menciptakan masyarakat Jombang yang rukun damai dan bersatu, terlebih lagi menghadapi tahun politik, agar kita tidak mudah terprovokasi dan digesek gesek dan lain sebagainya. Pemerintah Kabupaten, kita bersama menciptakan kesulitan masyarakat Jombang yang damai rukun dan bersatu. Sehingga kegiatan pemerintahan pembangunan, pelayanan kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik”, tutur Purwanto Asisten 1 Setdakab Jombang.
“Mohon doa restunya dari seluruh masyarakat Kabupaten Jombang, khususnya anggota dan pengurus Perguruan Pencak se Kabupaten Jombang, mari kita dukung bersama sama untuk menciptakan rukun damai dan bersatu mulai ditingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa juga mencanangkan pangkalan tempat latihan perguruan pencak silat agar semakin indah nyaman dan menggembirakan”, harapnya.
“Rakor diawal tahun ini merupakan respon cepat Pemerintah Kabupaten Jombang adanya konflik horisontal yang ditimbulkan oleh adanya oknum, agar tidak semakin liar, kami segera menginisiasi dan melaksanakan forum ini. Dengan respon cepat ini diharapkan segera dapat diambil langkah-langkah positif langkah-langkah yang cepat untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan.Sehingga kita berharap kondisi Jombang senantiasa rukun damai, kondusif dan damai”, pungkasnya.
Sementara itu Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengakui bahwa selama ini komunikasi silaturahim dengan seluruh Perguruan Silat se Kabupaten Jombang sudah sangat baik. “Untuk itu saya sampaikan kepada oknum tertentu, jangan pernah membuat himbauan di Kabupaten Jombang yang sudah kondusif, ini sudah komitmen kami. Bagi pihak-pihak yang ingin mencoba memprovokasi tentunya kami juga tidak akan tegas,” tandas Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat. (ber)

