PRN Surabaya | Surabaya – Ekonomi Jawa Timur Triwulan II-2023 terhadap Triwulan II-2022 tumbuh meningkat sebesar 5,24 persen (y-on-y). Sedangkan ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 tumbuh sebesar 5,17 persen (y-on-y).
Dr Zulkipli Kepala BPS Jawa Timur dalam Rilis Berita Statistik, Senin (07/08/2923) menyampaikan bahwa dari sisi produksi, pertumbuhan tertnggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh sebesar 13,90 persen.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertnggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonproft yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 8,25 persen.
Secara struktur, kata Zulkipli Lapangan Usaha Industri Pengolahan mendominasi struktur ekonomi Jawa Timur pada Triwulan II-2023 dengan kontribusi sebesar 30,17 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) dengan kontribusi sebesar 61,23 persen.
Sementara ekonomi Jawa Timur Triwulan II-2023 terhadap Triwulan I-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 2,66 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertnggi terjadi pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh sebesar 3,15 persen.
“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertnggi terjadi pada Komponen Konsumsi Pemerintah yang tumbuh sebesar 24,47 persen,” ujarnya.
Sedangkan perekonomian Jawa Timur tumbuh Triwulan II-2023 yang diukur berdasarkan Produk Domestk Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp735,70 triliun.
” Untuk PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp460,99 triliun,” katanya. (roy)

