PRN Surabaya | Surabaya – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Sub Holding Gula PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara, hadir dalam acara “Sustainable Mobility: Ethanol Talks – Indonesia” yang diselenggarakan oleh Kedutaan Brazil Senin (09/10/2023) di Jakarta.
“SGN menjadi salah satu pendukung dari penyelenggaraan acara Ethanol Talks. Mudah-mudahan dengan acara ini kita semua, khususnya Indonesia, bisa belajar dari Brazil yang telah mengembangkan bioetanol dan produksi gulanya sedemikian pesat”, harap Aris Toharisman, Direktur Utama SGN dalam rilisnya yang diterima penarakyatnews.id di Surabaya Selasa (10/20/2023).
SGN turut berpartisipasi dalam program ini sebagai upaya mendukung ketahanan energi yang menjadi salah satu arahan program Kementerian BUMN. Kedepan SGN akan bersinergi dengan BUMN lain untuk dapat memproduksi bioenergi yang merupakan campuran bahan bakar fosil dengan bioetanol.
“Dalam rangka percepatan swasembada gula untuk kebutuhan konsumsi dan penyediaan bioetanol sebagai bahan bakar nabati (biofuel) maka diterbitkan Perpres nomor 40 tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel), pemerintah menugaskan PTPN III (Persero) dalam hal ini PT SGN sebagai Sub Holding Gula PTPN Group” jelasnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif yang menjadi salah satu pembicara Sustainable Mobility: Ethanol Talks 2023 menyebutkan biofuel merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang akan dikembangkan untuk mencapai ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Ketergantungan yang tinggi terhadap impor bahan bakar tentu membahayakan ketahanan energi nasional kita. Untuk menguranginya, kita promosikan sumber energi lokal berkelanjutan dan mudah diakses seperti biofuel,” ucap Arifin.
Mengenai PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) :
PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang dikenal dengan Sugar Co merupakan perusahan sub-Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang usaha agro industri komoditas gula. Perusahaan didirikan pada tanggal 17 Agustus 2021 berdasarkan hukum pendirian merujuk pada Surat Menteri BUMN Nomor S-527/MBU/07/2021 tanggal 26 Juli 2021.
Pendirian perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara dalam rangka restrukturisasi bisnis gula PTPN Grup merupakan salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah guna mendukung pencapaian swasembada gula nasional.
Perusahaan mengkonsolidasi 36 Pabrik Gula Perkebunan Nusantara yang tersebar dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Saat ini Perusahaan melakukan upaya-upaya restrukturisasi bisnis gula dan transformasi usaha di sektor pengolahan tanaman tebu (off farm), kemitraan budidaya perkebunan (on farm), peningkatan kesejahteraan petani tebu rakyat serta unit-unit pendukungnya guna meningkatkan kinerja maupun produktivitas Perusahaan. (roy/sae)

