PRN Ngawi | Negara Indonesia terkenal dengan sebutan Negara Agraris/ Negara Pertanian, karena sebagian penduduknya bertani, termasuk Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Ngawi merupakan lumbung padi terbesar di Indonesia.
“Petani di Kabupaten Ngawi. harus bisa kembali ke jaman dulu, yaitu menggunakan pupuk yang ramah lingkungan( dari kotoran sapi, kotoran kambing atau dari daun kering yang sudah diolah) yaitu pupuk organik biar hasil panen nya meningkat dan maksimal serta tidak merusak unsur hara yang ada di dalam tanah. Sesuai visi misi Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi,” ujar Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi disetiap pertemuan dengan para petani.
Supardi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, juga mengatakan, saat ditemui awak media “Untuk pupuk bersubsidi tahun 2024 akan diperketat dan dipangkas 50% perolehannya. Untuk pupuk urea 57 % dan NPK 33%. untuk petani yang mendapat anggota kelompok tani yang terdaftar dalam e-rdkk, serta memiliki lahan maksimal 2 hektar,”. “Harapan kami petani di Kabupaten Ngawi tidak bergantung pada pupuk kimia,” tambah Supardi. (jatmiko)


