PRN Sidoarjo | Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo melaksanakan Bimbingan Teknis Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI) di Desa Gempolsari yang bertempat di ruang aula kantor desa, Dalam BIMTEK ini dihadiri oleh Bidan Sri Utami,A Md.keb dan perawat Yuli Astutik A Md keb.
Perlu kita ketahui Kelompok Pendukung ASI merupakan salah satu kegiatan peningkatan status gizi balita. Pembentukan KP ASI ini merupakan salah satu langkah untuk menuju keberhasilan menyusui. Karena menyusui merupakan hal yang mendasar bagi kesehatan dan perkembangan anak, serta penting untuk kesehatan ibu. Pemberian ASI eksklusif dalam 6 bulan pertama kehidupan, dan melanjutkan menyusui disertai dengan pemberian makanan pendamping yang sesuai sampai 2 tahun bertujuan untuk meningkatkan capaian pemberian ASI eksklusif, mengurangi angka kesakitan dan kematian anak serta meningkatkan status gizi Balita.
KP ASI merupakan upaya pemberdayaan masyarakat yang menjembatani para ibu untuk mendapatkan informasi serta proses belajar aktif tentang memberikan ASI yang tepat dan benar, serta memberikan motivasi dan dukungan psikologis kepada ibu dan keluarganya sehingga menimbulkan rasa percaya diri pada ibu menyusui. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan kader karena kader merupakan salah satu jembatan dalam keberhasilan peningkatan status gizi masyarakatnya. Dalam Bimtek ini dijelaskan beberapa kegiatan KP-ASI serta diskusi para kader mengenai hal hal dalam pelaksanaan KP-ASI.
Diharapkan dengan kegiatan ini akan semakin memotivasi, menyebarluaskan dan membangkitkan gerakan-gerakan program KP-ASI di keluhan yang lain di Desa Gempolsari Sehingga kedepan seluruh stake holders turut mempertahankan, meningkatkan dan menyebarluaskan Program Simbah Peduli ASI, sehingga anak-anak kita mendapatkan Gizi yang berkualitas melalui ASI Eksklusif dan pada akhirnya dapat mencapai kehidupan yang sehat.
Senada Kades Gempolsari Haris, “mendukung penuh kegiatan pemerintah kabupaten dan Dinas kesehatan yang mana nantinya akan membuat Desa Gempolsari menjadi lebih baik, hidup sehat dan berkualitas menyongsong masa depan yang lebih baik” tegasnya.(mit)


