PRN Ngawi | Ngawi – Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 420 meter di Dusun Bintoyo 2, RT 03 RW 02, Desa Bintoyo, Kecamatan Padas, telah dimulai dengan menggunakan anggaran Bantuan Keuangan (BK) Sarpras tahun 2024 sebesar Rp 200.000.000. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kekuatan badan jalan dan mendukung aktivitas ekonomi warga sekitar.
Kepala Desa Bintoyo, Aris Rianto, SH, menyampaikan bahwa pembangunan TPT ini merupakan salah satu prioritas desa untuk menjaga kondisi badan jalan agar lebih kuat dan tahan lama. “Dengan adanya TPT, badan jalan akan lebih kokoh sehingga akses masyarakat menjadi lebih baik, khususnya bagi petani yang menggunakan jalan ini untuk menuju ke sawah,” ujarnya.
Suraji, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Bintoyo, turut mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, pembangunan TPT ini sangat membantu desa dalam memperbaiki infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warga. “Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung pembangunan ini, terutama pemerintah desa dan kabupaten,” katanya.
Ponijan, salah satu warga Desa Bintoyo, juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah desa dan kabupaten atas terealisasinya Bantuan Keuangan Sarpras 2024 ini. Menurutnya, pembangunan TPT ini memberikan dampak positif bagi warga, terutama petani. “Jalan menuju sawah kini jauh lebih baik, sehingga memudahkan kami dalam mengangkut hasil panen,” ungkap Ponijan.
Selain memperbaiki akses jalan, proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian warga. Infrastruktur yang lebih baik memungkinkan distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Bintoyo.
Dengan anggaran yang tepat sasaran, pemerintah desa optimis bahwa pembangunan TPT ini akan selesai sesuai rencana dan membawa perubahan signifikan bagi Desa Bintoyo. Masyarakat berharap agar inisiatif serupa terus berlanjut demi mendukung kemajuan desa di masa mendatang. (Jatmiko)


