PRN Ngawi. Bertempat di Kelurahan Karangtengah, Ketua Laskar Ngawi, Syah Nur Hidayat, menggelar kegiatan sosial berupa pembagian santunan kepada anak yatim piatu, Sabtu 24-08-2025. Acara tersebut berlangsung penuh khidmat mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB dengan dihadiri 108 anak yatim bersama para pendamping.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 108 anak yatim piatu yang sudah terdaftar menerima santunan berupa uang jajan serta bingkisan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh panitia Laskar Ngawi dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Laskar Ngawi terhadap generasi penerus bangsa yang membutuhkan perhatian khusus.
Acara diawali dengan sambutan Ketua RW Karangtengah, Sugiri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi serta rasa syukur atas kepedulian Laskar Ngawi kerjasama BAZNAS Ngawi. Menurutnya, santunan ini bukan semata soal nilai yang diberikan, melainkan lebih pada keikhlasan dan rasa syukur dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Sugiri menegaskan, kegiatan sosial seperti ini menjadi teladan bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi. “Jangan melihat nilainya, yang terpenting wujud syukur dan ikhlas, insyaallah bermanfaat,” ujarnya. Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari para hadirin.
Sementara itu, Ketua Laskar Ngawi, Syah Nur Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran acara, khususnya para pendamping anak yatim. Ia mengaku bersyukur karena kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan dihadiri anak-anak yatim sesuai harapan.
“Alhamdulillah semua bisa berjalan lancar. Terima kasih kepada perwakilan dari BAZNAS, para pendamping yang sudah berkenan mengantar anak-anak yatim ke sini. Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat dan membawa keberkahan,” ungkap Syah Nur Hidayat.
Acara kemudian ditutup dengan tausiah oleh Ustadz Jafar. Dalam tausiahnya, ia mengingatkan pentingnya berbagi rezeki dengan ikhlas, serta mendorong anak-anak agar tetap semangat menuntut ilmu dan berbakti kepada orang tua maupun wali yang merawat mereka. Suasana haru sekaligus penuh makna menyelimuti jalannya kegiatan hingga berakhir sore hari. Jat.

