PRN Ngawi | Ngawi – Sekolah bukan hanya berbicara tentang mata pelajaran semata, tetapi mencakup seluruh aspek pendidikan. Mulai dari kegiatan akademik, non-akademik, hingga pemenuhan sarana dan prasarana yang layak serta menyenangkan bagi peserta didik.
Untuk mewujudkan idealisme dan kemajuan sekolah, sering kali diperlukan anggaran di luar bantuan pemerintah, seperti dana BOS. Di sinilah kemampuan entrepreneurship seorang kepala sekolah menjadi sangat penting. Kepala sekolah dituntut mampu membangun jejaring dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti dunia usaha dan industri, tokoh masyarakat, alumni, lembaga negeri maupun swasta, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan.
Salah satu contoh nyata ditunjukkan oleh SMPN 2 Ngrambe melalui kepemimpinan Nurwahyudi. Dalam upaya meningkatkan sarana sekolah, beliau berhasil membangun gapura sekolah tanpa menarik iuran dari orang tua siswa. Anggaran pembangunan tersebut diperoleh dari donasi serta partisipasi berbagai pihak di masyarakat.
Langkah ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga menunjukkan bahwa kolaborasi dan kepedulian masyarakat memiliki peran besar dalam memajukan pendidikan. Dengan memberdayakan partisipasi masyarakat secara luas, diharapkan pendidikan di Kabupaten Ngawi dapat terus berkembang menuju arah yang lebih baik dan berkemajuan. (Jat)

