PRN Ngawi | Pemerintah Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Khusus (Musrenbangdessus) pada 7 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Desa Sidolaju dengan agenda pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2026–2027.
Musrenbangdessus ini diikuti oleh unsur lembaga desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa Sidolaju, serta tokoh masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk membahas perubahan anggaran desa dengan melibatkan berbagai unsur yang ada di lingkungan desa.
Pelaksanaan musyawarah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai perubahan APBDes, termasuk kondisi anggaran yang menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan dan kegiatan pemerintahan desa.
Kepala Desa Sidolaju, Karminto, menyampaikan bahwa Musrenbangdessus memiliki arti penting bagi pemerintah desa maupun masyarakat. Menurutnya, keterlibatan BPD dan tokoh masyarakat diperlukan agar setiap pembahasan anggaran dapat diketahui bersama secara terbuka.
“Musdessus ini sangat penting. Karena itu, kita mengundang tokoh masyarakat beserta BPD Desa agar semuanya jelas dan terang,” ujar Karminto dalam penyampaiannya.
Ia berharap melalui musyawarah tersebut, seluruh peserta dapat memahami kondisi anggaran desa serta berbagai perubahan yang perlu dibahas. Dengan demikian, proses pengambilan keputusan dapat berjalan melalui komunikasi dan kesepahaman bersama.
Dalam pembahasan anggaran, disampaikan pula bahwa pada tahun-tahun sebelumnya APBDes Desa Sidolaju selalu mendapatkan tambahan Bantuan Keuangan (BK). Namun, untuk tahun ini, Desa Sidolaju belum mendapatkan tambahan bantuan tersebut.
Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pembahasan perubahan APBDes. Pemerintah desa perlu menyesuaikan perencanaan kegiatan dengan kondisi anggaran yang tersedia agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai kemampuan keuangan desa dan ketentuan yang berlaku.
Melalui Musrenbangdessus ini, Pemerintah Desa Sidolaju berharap tercipta keterbukaan informasi serta komunikasi yang baik antara pemerintah desa, BPD, lembaga desa, dan tokoh masyarakat. Dengan adanya pembahasan bersama, perubahan APBDes diharapkan dapat dipahami seluruh pihak dan menjadi dasar dalam menentukan prioritas kegiatan desa ke depan. (Jatmiko).

