PRN JOMBANG | Memperingati perjalanan panjang pengabdian di bidang kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang mulai mematangkan langkah pengembangan pelayanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas tenaga kesehatan, rumah sakit ini merencanakan pembangunan sejumlah gedung baru, termasuk fasilitas khusus penanganan kanker terpadu yang direncanakan memiliki lima lantai.
Rencana pengembangan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam peringatan Hari Jadi ke-72 RSUD Jombang yang berlangsung di halaman rumah sakit, Minggu (25/10/2026). Acara tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi bersama jajaran, sekaligus menjadi ajang evaluasi dan penguatan komitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, M.KP., menyampaikan bahwa keberadaan rumah sakit milik pemerintah daerah harus diimbangi dengan kemampuan memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui pengembangan fasilitas maupun peningkatan kemampuan tenaga medis dan tenaga kesehatan.
“Sebagai rumah sakit daerah milik pemerintah, kami hadir untuk merepresentasikan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, kami terus berbenah untuk melengkapi kebutuhan pelayanan dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
Pudji menjelaskan, RSUD Jombang saat ini telah menyediakan hampir 24 jenis layanan spesialisasi. Tingkat kompetensi masing-masing layanan bervariasi, dengan sebagian besar telah berada pada tingkat utama, sedangkan beberapa lainnya masih pada tingkat madya.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit untuk memperkuat kapasitas pelayanan agar semakin mampu memenuhi kebutuhan pasien.
Bagi manajemen RSUD Jombang, peringatan hari jadi bukan hanya tentang bertambahnya usia institusi, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat komitmen seluruh pegawai terhadap peningkatan kualitas pelayanan.
Berbagai kegiatan diselenggarakan sepanjang Oktober 2026 untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi karyawan dalam mengembangkan potensi.
Kegiatan tersebut meliputi pemilihan pegawai teladan, donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI), serta perlombaan tari kreasi dan tari modern.
RSUD Jombang juga melaksanakan kegiatan sosial berupa khitanan massal yang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang. Sebanyak 210 peserta mengikuti kegiatan tersebut.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan rumah sakit dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah memperluas manfaat pelayanan kesehatan.
Pudji menuturkan, kegiatan peringatan hari jadi diharapkan mampu mempererat hubungan antarkaryawan, meningkatkan rasa memiliki terhadap institusi, serta menumbuhkan gagasan baru untuk mendukung pelayanan yang lebih baik.
Ia menekankan pentingnya membangun tim kerja yang kuat, mempertahankan kepercayaan masyarakat, dan mendorong setiap pegawai berkontribusi melalui inovasi.
Dengan demikian, peningkatan mutu pelayanan tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan atau tenaga medis tertentu, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh unsur di lingkungan rumah sakit.
Selain memperkuat sumber daya manusia, RSUD Jombang juga mempersiapkan pengembangan sarana dan prasarana untuk menunjang kebutuhan pelayanan pada masa mendatang.
Pudji menyampaikan bahwa pada 2027 terdapat rencana pembangunan gedung tiga lantai guna mendukung operasional pelayanan rumah sakit.
Manajemen juga merencanakan pembangunan gedung lima lantai untuk menunjang fasilitas pendidikan dan pelayanan klinis. Dalam keterangannya, bangunan tersebut disebut sebagai gedung sarkotdika.
Di antara sejumlah rencana tersebut, pembangunan fasilitas khusus layanan kanker terpadu menjadi salah satu agenda pengembangan yang disiapkan untuk memperluas cakupan pelayanan kesehatan.
Gedung yang direncanakan setinggi lima lantai itu diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan onkologi di RSUD Jombang.
Pudji mengatakan, rencana tersebut sejalan dengan arahan Bupati Jombang agar rumah sakit mempersiapkan fasilitas khusus yang dapat menunjang pelayanan bagi pasien kanker.
“Insyaallah, sesuai arahan Bapak Bupati, kami diminta menyiapkan bangunan khusus untuk pelayanan kanker terpadu. Rencananya gedung tersebut akan dibangun lima lantai,” jelasnya.
Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat kemampuan RSUD Jombang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih luas dan terintegrasi.
Kehadiran layanan kanker terpadu juga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan yang lebih memadai tanpa harus selalu mencari fasilitas kesehatan di luar daerah.
Memasuki usia ke-72 tahun, RSUD Jombang menghadapi tantangan untuk memastikan bahwa pengembangan institusi berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Pembangunan gedung baru merupakan salah satu bagian dari pengembangan rumah sakit. Namun, keberhasilannya juga akan bergantung pada kesiapan tenaga profesional, kelengkapan peralatan medis, sistem pelayanan, serta keberlanjutan operasional fasilitas tersebut.
Kecepatan penanganan pasien, keselamatan dalam pelayanan, kemudahan akses, dan kualitas komunikasi antara petugas kesehatan dengan pasien juga menjadi unsur penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Karena itu, berbagai rencana yang disiapkan RSUD Jombang diharapkan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat diwujudkan secara bertahap sesuai ketentuan dan kemampuan anggaran.
Peringatan Hari Jadi ke-72 ini pun menjadi pengingat bahwa pengabdian rumah sakit tidak hanya tercermin dari perjalanan panjangnya, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Jombang dan sekitarnya. (ber).

