By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Presiden Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD Dalam Memperluas Akses Keuangan
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Presiden Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD Dalam Memperluas Akses Keuangan
Jawa Barat

Presiden Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD Dalam Memperluas Akses Keuangan

Redaksi
Last updated: 24 Oktober 2026 8:01 am
Redaksi
Published: 24 Oktober 2026
Share
SHARE

PRN  Jakarta | Pemerintah secara masif terus memperluas akses pembiayaan rakyat hingga ke pelosok negeri. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di Jakarta, Kamis (23/20/2026). Presiden RI Prabowo Subianto yang hadir langsung menyampaikan apresiasinya atas capaian TPAKD yang kini telah terbentuk 100% di seluruh 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.

​Presiden Prabowo menyampaikan bahwa perluasan akses keuangan bukan sekadar angka atau slogan semata, melainkan instrumen nyata untuk mendongkrak daya beli dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Garis ekonomi kita harus bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat kita. Kesejahteraan tidak boleh hanya menjadi kata-kata slogan. Arti sesungguhnya dari kesejahteraan adalah bahwa penghasilan rakyat secara riil harus meningkat, setiap keluarga harus memiliki daya beli yang nyata,” kata Presiden Prabowo.

Sebagai langkah konkret ke depan, Presiden mengumumkan rencana penyaluran pembiayaan jumbo sebesar Rp400 triliun pada tahun mendatang. Dana ini diprioritaskan bagi petani, peternak, dan nelayan. Selain itu juga masyarakat perdesaan, daerah terpencil, dan wilayah tertinggal, pelaku UMKM serta masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan.

​Hingga 2026, sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah telah membuahkan dampak ekonomi langsung, Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR). Menyalurkan Rp64,85 triliun kepada 2,28 juta debitur.

​Kredit Sektor Prioritas. Menyalurkan Rp5,41 triliun kepada 103 ribu debitur. Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Mencapai 59,36 juta rekening (88,83% dari segmen pelajar nasional). Laku Pandai. Menjangkau 72.982 desa dan membawa sekitar 17 juta warga masuk ke sistem keuangan formal.

​Hal lain yaitu Percepatan Akses Periodik (Ags–Okt 2026), berupa penyaluran kredit produktif sebesar Rp53,15 triliun kepada lebih dari 2,1 juta debitur.​

Momen penting lain dalam Rakornas ini adalah penandatanganan Peraturan Pemerintah Nomor 42/2026 yang resmi mengubah Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam kesempatan itu mengatakan bahwa program TPAKD mendukung program Asta Cita Pemerintah serta sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029 dan RPJPN 2025–2045, yakni memperluas akses keuangan masyarakat sebagai upaya mendorong pemerataan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dan hari ini Bapak, kami menyelenggarakan Rakornas TPAKD. Dapat kami laporkan kepada Bapak bahwa ini adalah mendukung Asta Cita Bapak, terutama dalam hal pemerataan ekonomi, pemberantasan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini kita sudah memiliki 552 tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh provinsi, kabupaten, kota di Indonesia,” ujar Friderica.

Lebih lanjut, Friderica mengatakan bahwa hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah, OJK, BI, dan seluruh pemerintah daerah, kabupaten dan kota di Indonesia telah meningkatkan manfaat dalam skala penyaluran pembiayaan kepada debitur melalui beberapa program unggulan TPAKD.

“Hasilnya sangat nyata bisa kita lihat di sini bahwa beberapa program unggulan kita, Bapak, yaitu adalah program kredit pembiayaan melawan rentenir telah menyalurkan Rp64,8 triliun kepada 2,3 juta debitur, kemudian kredit pembiayaan sektor prioritas Rp5,4 triliun kepada lebih dari 103.000 debitur,” kata Friderica.

Sementara ​Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, perubahan ini menandai pergeseran fokus pemerintah: dari yang semula sebatas mendorong kepemilikan rekening bank, kini berfokus pada kesejahteraan keuangan keluarga sebagai unit ekonomi terpenting.

Presiden Prabowo memimpin langsung DNKK ini untuk memastikan tiga fokus utama tercapai yaitu ketahanan kebutuhan keuangan yang berkualitas, ketahanan keluarga dalam mengh menghadapi guncangan ekonomi dan rasa aman masyarakat dalam mengelola keuangan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa kehadiran langsung Presiden di Rakornas menunjukkan komitmen tertinggi pemerintah pusat. Pemerintah juga terus menyiapkan insentif fiskal bagi daerah yang inovatif dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan ekonomi warganya. (cyo/sae)

You Might Also Like

FPII Bantah Tempel Logo Media Berita Lima Tanpa Ijin
OTT KPK : KPK Obok-obok Kemenhub Sita Uang Dolar di TKP
Dari Hasil Vonis Terdakwa Karen Agustiawan, JPU Ajukan Banding
Tanggapan Hak Jawab dari PH. Chistopher Fareel Millenio Kusumo Pemilik PT. Kecilin Yogyakarta.
Kapolres Jakbar Satukan Persepsi, Apel Bersama Polsek Kembangan
TAGGED:JakartaPresiden Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD Dalam Memperluas Akses Keuangan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Pemkab Kediri Berharap Pengurus IPI Jatim Tingkatkan Mutu Pendidikan Nonformal

Redaksi
By Redaksi
21 Oktober 2026
Pemkab Kediri Dukung Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Pemkab Kediri Ajak UMKM Sulap Kue Kekinian Jadi Peluang Cuan
Desa Sidolaju Gelar Musrenbangdessus, Bahas Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2026–2027
Raih Empat Piala, Chesy Aleta Shakayla dari TK RA Perwamida Ngronggi Berhak Menyandang Juara Umum SMART STUDENT

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
Presiden Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD Dalam Memperluas Akses Keuangan
24 Oktober 2026
Pembangunan Revitalisasi SDN 2 Kedungprahu Ngawi Melebihi Target
23 Oktober 2026
KPPU Perkuat Pencegahan Pelanggaran Persaingan Usaha di Sektor Ekonomi Digital
22 Oktober 2026
Pers Bukan Alat Pemerasan, LSM Bukan Sarana Menakut-nakuti: Hentikan Praktik Oknum yang Mencederai Kepercayaan Publik Oleh: SAMSUL, S.H.CPM.
22 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?