PRN Sumenep – Pada hari rabu 14/03/2018, Sekitar jam 12.00 SUNARYO (korban) 46th mengajak adik nya HARIYANTO 40th untuk menjaring ikan di lautan Kalianget Sumenep ujung timur pulau garam madura.
Sunaryo, 46th seorang kepala keluarga yang menjadi satu satunya tulang punggung keluarga yang memiliki 5 anak yang masih duduk dibangku sekolah, SUNARYO seorang nelayan, asal Dusun Kebun Kelapa, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, tewas setelah disambar petir saat mencari ikan di perairan laut Kalianget , Kabupaten Sumenep , Rabu (14/3/2018 ) Sekitar pukul 13.00 Wib.
Menurut Kesaksian dari adik nya HARIYANTO 40th ,” korban bersama sama berangkat ke laut sekitar jam 12.00, untuk menangkap ikan dengan menggunakan jaring, dan Sekitar pukul 12.30 wib, suasana dilautan hujan dan disertai petir halilintar, karena HARIYANTO (adik dari sikorban) merasa takut atas suara petir itu yang posisinya waktu dilaut menjaring ikan berdekatan untuk mengajak pulang pada Sikorban, tapi tidak ada jawaban dari Sikorban sambil menggulung jaringnya”.tuturnya.
“Sekitar pukul 13.00 Wib jaring yang belum selesai digulung, Sikorban dengan cepat telah disambar petir halilintar, melihat kejadian itu HARIYANTO dengan kaget dan rasa ketakutan langsung lari ke daratan mencari perlindungan dan pertolongan ke warga setempat di dusun asemnunggal ds, Kalianget Barat kec Kalianget kab Sumenep. ” terangnya.
“atas respon baik dari warga dan pekerja bangunan yang sedang bekerja di bangun perumahan disekitar tempat kejadian, langsung beramai ramai kelaut untuk mengangkat korban dan langsung dimasukkan ke dalam ambulance RSI Kalianget untuk di antar kerumah duka dan ke esokanya pada hari kamis 15/03/2018 korban langsung dikebumikan pada jam 10.00 wib. (erfandi).

