PRN Probolinggo – Peran aktif LSM LIRA kabupaten Probilinggo ikut serta sebagai pemantau dalam Pilkada serentak Jatim 2018 patut mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari berbagai pihak.
Pada gilirannya setelah pelaksanaan Pilkada tahun 2018 di Kabupaten Probolinggo Tim pemantau dan Satgas Anti Money Politic DPD LSM LIRA Probolinggo menyerahkan hasil pemantauan kepada Bawaslu Kabupaten Probolinggo dan KPU Kabupaten Probolinggo.
Penyerahan berkas hasil pantauan kepada staf administrasi bersamaan dengan rapat pleno KPU dengan agenda rekapitulasi penghitungan suara Pilkada 2018 kabupaten Probolinggo. 4/7/18.
Kebih lanjut penyerahan Laporan Hasil Pemantauan tersebut di dampingi lansung oleh Bupati LSM Lira Probolinggo dan diikuti oleh sekitar 30 anggota tim pemantau, dari Kantor KPU Kabupaten Probolinggo Tim menuju ke Kantor Bawaslu Kabupaten Probolinggo dan ditemui langsung oleh Ketua Bawaslu di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Zaini Gunawan yang secara kebetulan adalah teman sepermainan ketua Himplindo LSM LIRA kab. Probolinggo menyampaikan akan segera menindak lanjuti berkas laporan hasil pantauan ini, dan memadukan dengan beberapa temuan yang sama dengan tim MMC (tim paslon nomor 2).
Terkait dengan temuan yang sama dengan Tim MMC Ketua Tim Pemantau yang sekaligus Komadan Satgas Anti Money Politic DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo menyatakan, Kalau memang ada temuan yang sama dengan Tim MMC itu adalah sebuah kebetulan saja, mungkin pada saat anggota saya menemukan hal tersebut ada juga Tim MMC yang berada dilokasi itu.
“Saya harap Bawaslu Kabupaten Probolinggo segera melakukan penelitian tentang temuan tersebut agar segera diketahui apa yang terjadi sebenarnya”. imbuh Didit Ketua Tim.
“Yang jelas dalam melaksanakan pemantaua, kami benar – benar independen tidak dipengaruhi oleh siapaun dan oleh apapun”. tegas Didit.
Pemantauan yang dilaksanakan oleh DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo melalui Tim yang dibentuknya dengan anggota 1.260 orang yang menyebar di seluruh kabupaten Probolinggo merupakan gerakan murni dan tidak dibiayai oleh siapun.
“Pemantauan ini murni dari anggota DPD LSM Lira dan mereka (anggota,red) tidak mendapat bayaran apapun. Inilah bentuk kesigapan dan loyalitas anggota kepada organisasinya. Saya merasa bangga dengan anggota saya ungkap Samsudin Bupati LSM Lira.
Dengan adanya kepedulian masyarakat yang telah ditunjukan dengan adanya tim yang dengan sukarela melakukan pemantau ini, kami mengaharap pihak penyelenggara dan pengawas pilkada ini bersikap arif dan bijaksana untuk melakukan tindakan nyata atas temuan dari tim ini, harap Bupati LSM Lira Probolinggo.
Salah seorang anggota tim pamantau yang sekaligus adalah Ketua Pemuda Lira DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo saat ditemui reporter media ini menyampaikan, “Terima kasih kepada masyarakat dan para petugas yang telah membantu kami dalam melaksanakan tugas hingga tugas ini selesai dengan baik, meskipun masih ada petugas yang cukup menyulitkan kami”.
Dengan diserahkannya laporan hasil pemanatauan Tim Pemanatau dan Satgas Anti Money Politic DPD LSM Lira diharapkan semua pihak dapat menerima hal ini dengan baik, demi Kabupaten Probolinggo yang lebih baik. (Anis/TIM)

