Mojokerto, PRN.id – Dugaan penyimpangan dana anggaran pembangunan di desa Gedangan kecamatan Kutorejo kabupaten Mojokerto semakin ramai diperbincangkan, pasalnya kepala desa Gedangan Hadi Suyono dituding kurang transparan dalam mengelola dana bantuan dari pemerintah terutama untuk pembangunan di desa Gedangan.
Kasak kusuk ini berawal dari keterangan Mj (inisial) warga Gedangan yang tahu banyak seluk beluk pemerintahan desa Gedangan, Mj merasa prihatin melihat kades Hadi Suyono ibarat sepak bola semestinya kades dan perangkat desa lainnya adalah satu tim, namun menurut Mj tim ini tidak solid karena seakan akan perangkat desa hanya dibuat formalitas, karena disetiap pembangunan apa saja tidak dilibatkan alias tahu jadi saja. Ungkap Mj.
Pernyataan Mj ternyata diperkuat lagi oleh Kasi Pembangunan desa Gedangan Sholeh, dirinya (sholeh,red) merasa selalu dibuat formalitas saja dalam setiap ada proyek pembangunan di desanya, Sholeh hanya diminta tanda tangan dan setelah pengambilan dana dari bendahara langsung diterima Kades dan selanjutnya Sholeh tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaannya, dan saat ini Sholeh sangat dihantui ketakutan yang teramat dalam, pasalnya disekitar tanggal 13-3-2017 di desa Gedangan ada pemeriksaan dari Inspektorat kabupaten Mojokerto, dirinya merasa takut karena beberapa hari yang lalu Sholeh dimintai beberapa tanda tangan berkas yang sebenarnya Sholeh tidak memahaminya.
“Aku bingung mas aku tidak tau apa-apa masak aku harus ikut mempertanggung jawabkan isi laporan yang akan diperiksa itu, kalau pak kades melibatkan saya ya buka-bukaan sekalian mas ibarat masa tidak ikut makan nangkanya harus kena getahnya” ungkap Sholeh di kediamannya (26/2/2017).
Lebih lanjut Sholeh bermaksud memberikan data-data kepada penarakyatnews.id, pada (27/2/17) namun belum nyampai ke tangan awak media, Sholeh telah mengabarkan bahwa data-data terkait proyek pembangunan sudah diminta oleh Kades.
Sampai berita ini diturunkan penarakyatnews.id belum dapat menjumpai kades Gedangan bahkan dihubungi melalui SMS ke nomor 081230038xxx kades Gedangan Hadi Suyono enggan untuk membalas. (sh07)

