PRN SUMENEP | Pertemuan sejumlah Wartawan dengan pihak Pemerintahan Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep yang di gelar oleh Bambang Riyadi di cafe longgu di Desa Kalimo’ok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, sempat sedikit bersitegang antara sesama wartawan dan Kades Kalimo’ok, Sabtu 28/08/2021.
Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka untuk menciptakan hubungan mitra kerja yang baik antara pihak Pemerintah Desa Kalimo’ok dengan sejumlah Wartawan dan Lembaga di dalam menjalankan profesinya, untuk tercipta keadaan yang aman, tertib dan kondusif agar bisa memajukan pembangunan di desa.
Dalam pertemuan tersebut, di hadir oleh sejumlah Wartawan dan Lembaga, Kades Kalimo’ok, Sekretaris serta Bendahara Pemerintahan Desa Kalimo’ok.
Bambang Riyadi selaku warga setempat dan yang dituakan diantara sejumlah Wartawan yang hadir, mengharap saling bersinergi antara Pemerintahan Desa Kalimo’ok dengan Wartawan dan LSM, meskipun sebelumnya sempat terjadi miskomunikasi antara sejumlah Wartawan dengan sikap Maryono Kades Kalimo’ok yang dinilai kaku dan kurang bersinergi.
“Kita hilangkan persoalan-persoalan yang sebelumnya, ayo kita rajut untuk kedepannya selayaknya mitra kerja, jangan sampai hubungan ketidak harmonisan ini terus meruncing, nanti apabila Kades tetap bersikap arogan saya meskipun warganya juga tidak akan terima karena saya juga seprofesi,” ucap Bambang dalam pertemuan tersebut.
Maka dari itu Bambang yang diposisi simalakama selaku lembaga dan warga setempat berharap kepada Kades Kalimo’ok, bahwa persoalan yang sudah terjadi pada sebelumnya (miskomunikasi) dengan teman-teman bisa dijadikan evaluasi bagaimana kedepannya bisa merajut hubungan mitra kerja yang saling bersinergi.
Selain itu, teman teman Wartawan dan LSM yang hadir juga mencurahkan unek-unek yang tersimpan atas sikap Kades Kalimo’ok yang dinilai kurang bersinergi kepada teman-teman Wartawan dan lembaga, akibat kurangnya komunikasi yang baik.
Karena berbeda pendapat dan persepsi antara satu dengan yang lain hingga sedikit ketegangan perdebatan terjadi, dan Kades Kalimo’ok sempat juga bersitegang dengan awak media hingga Hpnya yang dipegang dilempar ke depan Wartawan karena diduga merekam pertemuan dengan diam-diam.
Karena keseriusan teman-teman sebagai sosial kontrol dan tidak main-main untuk menyikapi bila ada segala temuan, akhirnya kedua belah pihak saling menyadari dan memahami bahwa Pemerintah dengan teman teman sosial kontrol tidak bisa di pisahkan sebagai mitra kerja.
“Saya orang baru yang menjadi Kades butuh masukan dan dukungan dari teman-teman, karena saya ini masih katrok memohon maaf kepada teman semua, apabila ada sikap saya yang kurang berkenan mohon dikasih masukan agar saya bisa memahami dan membenah diri. Ujar Kades
Kades berharap kepada teman-teman Wartawan dan Lembaga tetap menjadi kontrol untuk Pemerintah Desa Kalimo’ok dan sering selalu berkomunikasi bila ada persoalan.
“Kita selaku Pemerintah Desa tidak bisa lepas dari hubungan mitra kerja dengan media dan LSM sebagai kontrol, supaya disaat kita lalai dalam menjalankan tugas dan kewajiban dari Pemerintahan Desa ada yang mengingatkan atau mengontrol, dengan adanya teman-teman saya sangat berterima kasih yang telah menegur kami, dari pada tidak ada komunikasi tau-tau langsung naik keatas,” pintanya.
Diakhir pertemuan, sejumlah Wartawan dan LSM tetap menjadi kontrol dan mitra kerja Pemerintah dalam mengawal kebijakan dan penggunaan dana desa untuk pembangunan desa, hingga pertemuann tersebut diakhiri dengan keadaan aman dan kondusif.
Pertemuan tersebut di hadir oleh sejumlah Wartawan dan LSM, Kades Kalimo’ok, Sekretaris serta Bendahara Pemerintahan Desa Kalimo’ok. (Erf/Tim)

