Mojokerto, PRN.id – Warga berharap polemik yang terjadi di desa Puri Kecamatan Puri tidak semakin meruncing, pasalnya ada dualisme keyakinan yang masing-masing mempertahankan kepercayaannya yaitu antara Jupriadi selaku kepala Desa Puri dan pengurus lembaga Pelestari Adat dan Budaya Mojopahit.
Pada masa-masa kepemimpinan kepala desa Puri terdahulu Punden Besar desa Puri sangat disakralkan, punden yang terletak di Dusun Tegal Sari desa Puri ini adalah peninggalan leluhur dan memiliki nilai budaya dan spiritual yang sangat tinggi, banyak keajaiban yang diwujutkan dari leluhur yang diyakini berada di Punden Besar itu, namun yang disayangkan oleh warga Tegal Sari khususnya, Kepala Desa Puri Jupriadi kurang mendukung adanya kegiatan ritual yang diadakan di Punden Besar.
Sementara menurut Hardiyono selaku ketua lembaga pelestari adat dan budaya Mojopahit, semua kegiatan yang menyangkut ritual atau apa saja di punden besar tidak pernah meminta bantuan apapun kepada pihak Desa atau Kepala desa, dirinya dan para pendukung melakukan swadaya sendiri dan yang harus diketahui oleh kepala desa puri dan warga desa Puri, tujuan utama dengan adanya kegiatan di Punden Besar adalah ingin memajukan desa melalui budaya dan tidak meninggalkan unsur adat istiadat yang diturunkan oleh leluhur Mojopahit. Tegas Hardiyono.
Lebih lanjut Hardiyono menambahkan, seperti halnya jumat tanggal 12 mei 2017 ini akan diadakan acara sedekah bumi atau Ruwah Desa, atas nama lembaga pelestari adat dan budaya Majapahit meminta ijin kepada Kepala Desa Puri agar pelaksanaan Sedekah Bumi diadakan di Punden Besar karena hal ini menyangkut rasa terima kasih dan rasa syukur kepada Tuhan Y.M.E dan leluhur kita, namun kebijakan Kepala Desa sangat berbeda, kepala desa Puri dalam berbagai pertemuan dengan warga mengatakan bahwa tidak memperbolehkan warga untuk mengeluarkan tumpeng atau sesajian ke Punden Besar. Ulas Mardiyono.
Dengan kebijakan yang dirasa oleh lembaga adat ini kurang bijaksana maka lembaga adat bersama dengan warga Tegal Sari tetap akan melaksanakan acara sedekah bumi di gelang besar, Sementara berita ini diturunkan Kepala Desa Puri Jupriadi dihubungi melalui telepon genggamnya untuk dimintai konfirmasi masih belum dapat. (sh07)


kampong ku rek