TANAH DATAR, PRN.id – Beginilah jadinya jika objek proyek jauh dari pusat ibukota kabupaten, pelaksanaannya oleh kontraktor minus pengawasan akibatnya hasil pekerjaan “asal jadi” dan tidak rapi, hal ini berdampak jelak kepada mutu pekerjaan dan menguntungkan pihak rekanan secara sepihak.
Paling tidak inilah pantauan awak media PRN di lokasi proyek pengerjaan coran bahu jalan Dana Alokasi Umum (DAU) Paket 4 yang dilaksanakan oleh perusahaan berinisial “CV. BS” yang berasal dari Kecamatan Lubuk Sikarah kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Jum’at (15/12).
Aneh lagi pemerintah daerah melalui tim serah terima hasil pekerjaan / Provisional hand over (Tim PHO) dari Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Tanah Datar tetap menerima hasil kerja rekanan proyek yang terletak di Jorong Kubu Gadang, Nagari Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar tersebut.
Masih pantauan media ini, proyek senilai Rp.414.460.030 dengan Nomor kontrak 02/IV/SP/JL-DAU-BM/DPU-2017 sudah selesai dikerjakan lebih kurang 15 hari silam oleh kontraktor pelaksana, dan berselang beberapa hari kemudian dilakukan serah terima (PHO) dari pihak rekanan kepada pemerintah daerah.
Namun dalam kenyataannya terlihat bahwa kondisi pekerjaan tidak rapi dan diduga minus mutu beton jika dibanding dengan yang tertera dalam dokumen kontrak khusus masalah kadar dan patokan ukuran kekerasan mutu beton.
Usman (45) salah seorang tokoh masyarakat setempat kepada Pena Rakyat News di lokasi pekerjaan yang telah usai di P.H.O menyebutkan, “Haysil pekerjaannya memang tidak bisa kita menilai, namun kami melihat fakta di lapangan saja. Jika dilihat kondisi sekarang, baru proyek selesai dikerjakan sudah ada beberapa titik hasil coran bahu jalan ini yang sudah ditumbuhi rumput liar antara aspal badan jalan dengan coran yang dikerjakan oleh kontraktor,” terangnya.
Tidak itu saja dia menambahkan, “Ada pada titik-titik tertentu coran dilakukan dengan cara tidak melakukan pemotongan pokok pohon yang sudah ditebang, hal ini akan berdampak kepada tidak rapi-nya hasil pekerjaan kontraktor,” tambahnya.
“Hasil pekerjaan yang perlu diperhatikan, kita lihat sudah ada tumbuh rumput liar antara badan jalan aspal dengan bahu jalan (coran) ada diobjek pekerjaan, kami berharap ini supaya dirapikan kembali,” pungkasnya. (Mail/tim).

