By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Jembatan Turawan Rusak Berat Akibat Alat Berat Pengaspalan Jalan, Kontraktor “Tutup Mata”
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Jembatan Turawan Rusak Berat Akibat Alat Berat Pengaspalan Jalan, Kontraktor “Tutup Mata”
NUSANTARA

Jembatan Turawan Rusak Berat Akibat Alat Berat Pengaspalan Jalan, Kontraktor “Tutup Mata”

putri pena
Last updated: 18 Desember 2017 7:41 am
putri pena
Published: 17 Desember 2017
Share
SHARE

TANAH DATAR, PRN.id -Pelaksanaan pembangunan  pengaspalan jalan pada ruas Turawan-Pasir Jaya Nagari  III Koto, Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat oleh kontraktor PT.  berinisial “NKB”tahun anggaran 2017 APBD kabupaten Tanah Datar membuat Jembatan Turawan sebagai akses fasilitas umum (Fasum) mengalami rusak berat.

Hal ini terjadi disebabkan hilir mudiknya alat berat milik PT.NKB berupa Tendem Roller, Finisher  dan dam truck bertonase  tinggi , namun sangat disayangkan pihak rekanan pelaksana pengaspalan jalan tidak menjadikan ini sebuah tanggungjawabnya yang harus diperbaiki kembali.

Informasi yang dihimpun awak media ini di lapangan Sabtu (16/12), bahwa peralatan yang dipergunakan kontraktor pengaspalan jalan  pada awal dimulainya pekerjaan  tiga bulan lalu, pihak kontraktor menjadikan area sekitar jembatan sebagai stofle (tempat parkir) peralatan yang dipergunakan untuk pengaspalan.

Sehingga menurut sumber, karena peralatan berada parkir disekitar jembatan, maka hilir mudik jembatan otomatis akan tetap melintasi jembatan yang sehari-harinya merupakan fasilitas jalur alternative antar kabupaten dari Kabupaten Solok menuju kabupaten Tanah Datar.

Sumber menyebutkan, masyarakat menyadari bahwa kondisi jembatan memang sudah tidak layak pakai untuk tonase tinggi, tapi pemerintah daerah yang berkompeten dalam hal tekhnis juga tidak memberikan isyarat tentang penggunaan jembatan itu laek atau  tidak untuk lansir  hilir mudiknya peralatan dengan bobot hampir 15 ton itu.

Pantauan awak media di lapangan, jembatan rusak akibat tonase tinggi tidak hanya jembatan yang dibangun  pada era penjajahan Belanda dulu, namun sebagai penggandeng jembatan lama, warga juga telah lakukan rehabilitasi dan pelebaran jembatan dengan konstruksi permanen dengan sumber dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) senilai Rp 508 juta lebih tahun kerja 2014 silam.

Sekarang apa boleh buat,  pekerjaan pengaspalan jalan sudah selesai oleh PT.NKB, namun rehabilitasi jembatan tidak dibebankan kepada  perusahaan yang ber-level BUMN tersebut, akibatnya dana perbaikannya dibebankan kepada APBD Tanah Datar dengan pos anggaran pemeliharaan rutin.

Eri Pegawai Pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanah Datar sebagai Pimpinan Pelaksana (Pimlak) Pemeliharaan rutin jembatan kepada PRN beberapa hari lalu mengatakan, bahwa anggaran untuk rehab jembatan yang rusak ini diambilkan dari pemeliharaan rutin Dinas Pekerjaan Umum kabupaten.

“Dengan harapan, akses perjalanan warga yang merupakan akses perlintasan alternative kabupaten tidak terganggu dan jembatan bisa kita perbaiki kembali,” ujar Eri mengakhiri. (Mail/ Tim PRN).

You Might Also Like

Hanya Demi Piala Adipura, Dinas LH Salahgunakan Fungsi Trotoar
Petugas dan WBP Yasinan di Lapas Lhoknga
Mantan Calon Bupati Luwu Utara 2015 Andi Basta Terancam Masuk Bui
Kondisi Cibubur Sehari Jelang Pembukaan Raimuna Nasional
Warga Dusun Patoman Resah, Debu Mengebul Dari Truk Pengangkut Pasir Watukebo
TAGGED:Jembatan RusakTanah datar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATENG

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Redaksi
By Redaksi
3 Oktober 2026
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?