Mojokerto, penarakyatnews.id – Suasana malam gerhana bulan pada Rabu 31/1/18 terlihat semakin bermakna dengan adanya acara ruwat agung bumi nusantara di padepoan Ki Wiro Kadek Sumber Girang Puri Mojokerto.
Acara ini didukung oleh Yayasan Telasih 87 dan Pusat Budaya Pelestari Budaya Surya Mandala dan beberapa organisasi dan budayawan, supranatural serta para cendekia dari berbagai suku agama sebagai wujut dari ke Bhinika Tunggal Ika.
Dalam acara yang mengandung Uri-uri budaya dan sejarah kerajaan Majapahit ini menggugah kembali tentang nilai sejarah dan budaya yang menurut Ki Wiro Kadek kian menghilang, dan tujuan yang utama adalah untuk menguatkan persatuan dan kesatuan antar umat beragama, ras dan kebudayaan dalam rangka menjaga NKRI.
Sementara turut hadir dalam acara ini Kabag Op Polres Mojokerto Kompol Tri Sujoko SPd MSI .yang juga sangat peduli dengan sejarah dan budaya jawa, karena menurut dirinya juga berasal dari keturunan sesepuh kerajaan jawa yang ada di Madiun.
Masih dalam kata sambutannya Kabag Op Polres Mojokerto, menghimbau kepada semua pengunjung agar membangkitkan kebudayaan mojopahit, dan berpesan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik untuk itu semua pengunjung diharap berhati-hati.
“Mojopahit bangkit, mojopahit bangkit, mojopahit bangkit” yel-yel Kompol Tri Sujoko SPd MSI penuh semangat.
Diakhir acara Yayasan Telasih 87 mengadakan sarasehan dan tanya jawab terkait budaya dan sejarah, dan acara agung ini berharap dapat dilaksanakan sebulan sekali dan bisa bergilir tempatnya. Tegas Ki Wiro Kadek yang juga pendekar dari perguruan silan Perisai Diri Indonesia. (tim)

