PRN SUMENEP – Tradisi ini peninggalan nenek moyang terdahulu di Kabupaten Sumenep madura, Jawa Timur, umumnya masyarakat yang ada di wilayah Kab.sumenep membuat ketupat dan Leppet. kamis 21/06/2018.
Hatije (janda lansia almarhum sinot) Warga Rt. 07, RW. 03, dsn. Kebun kelapa, ds. Kalianget Barat, kec. Kalianget, kab. Sumenep, Madura Jawa Timur, di depan cucunya dengan semangat membuat ketupat dan Leppet untuk lebaran ketupat besok hari jumat 22/06/2018.
” ketupat dan Leppet ini nantinya akan di makan bersama sama dengan keluarga anak saudara pada lebaran ketupat besok dan sisanya akan saling memberi kepada tetangga terdekat dan famili keluarga, kegiatan ini sudah tradisi mulai nenek moyang kita dulu, ” tutur Hatije kepada wartawan pena rakyat news Sumenep.
Biasanya tradisi lebaran ketupat ini, umumnya masyarakat yang tinggal di kab. Sumenep merayakan lebaran ketupat, dengan mengunjungi tempat tempat wisata yang ada di kab. Sumenep, seperti pantai lombang dan pantai slopeng, dengan membawa ketupat dan Leppet untuk di makan bersama keluarganya.
Lebaran ketupat ini umumnya dirayakan oleh warga kab. Sumenep, 7 hari (1 minggu) setelah hari raya idul fitri.
Kegiatan membuat ketupat dan Leppet ini sudah melekat dan menjadi tradisi, umumnya masyarakat asli yang tinggal di wilayah Kab.sumenep daratan maupun kepulauan.
“Kegiatan tradisi ketupat ini akan terus turun temurun kepada anak cucu kita nanti, agar kita semua bisa menghargai tradisi nenek moyang kita dulu untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan sesama.” tutur Hatije. (erfandi).

