PRN MADIUN – Meperingati Hari jadi Kota Madiun yang ke 100 pemerintah Kota Madiun menggelar wayang kulit dengan 5 dalang dan 100 Sinden yang diselenggarakan di alun alun Kota Madiun Sabtu malam 28/7/2018.
Pagelaran wayang kulit ini mengambil lakon Sirnaning Pedhut Ywastinopuro,dimainkan lima dalang cilik yang juga pernah berprestasi di tingkat nasional sedangkan seratus waranggono atau sinden melambangkan Kota Madiun yang berusia 100 tahun.
Dalam sambutanya Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya urutan rangkaian hari jadi Kota Madiun,saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya rangkaian acara hari ulang tahun kota Madiun yang ke 100 yang berakhir dengan pagelaran wayang kulit ini baik dari kalangan seniman guru, pemuda, masyarakat kota nadiun dan yang mendukung atas terselenggaranya kegiatan tersebut ungkap Sugeng Rismiyanto.
Pedagang kaki lima serta masyarakat kota madiun tumpah ruah di alun alun kota madiun menyaksikan wayang kulit dengan lima dalang cilik dan seratus waranggono, tidak hanya wayang semua yang menjadi agenda peringatan hari jadi harus meningkat ke depan, termasuk pencak silat tagasnya sembari menyebut organisasi perangkat daerah (OPD) terkait wajib segera menganggarkan.
Peringatan hari jadi memang cukup panjang dan beragam Pemerintah Kota Madiun sengaja memperbanyak kegiatan bernuansa seni budaya mulai Walikota Cup Festival Pencak Silat Nusantara, Charimatic Night Carnival, wayang orang, ketoprak, seni tradisi, dan wayang kulit.
Dan menariknya penampil merupakan warga Kota Madiun, artinya kota pecel kaya akan potensi seni budayanya. (toni)

